Nadiem Makarim Jalani Sidang Banding Kasus Chromebook dengan Penuh Optimisme

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 05 Agustus 2026 | Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim menjalani sidang perdana banding kasus pengadaan Chromebook di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dengan penuh optimisme. Nadiem mengaku optimis setelah majelis hakim mengabulkan permohonan tim kuasa hukumnya untuk menghadirkan lima saksi tambahan yang dinilai penting untuk membuktikan dalil pembelaan dalam perkara tersebut.

Sidang banding ini merupakan lanjutan dari putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang menjatuhkan vonis 10 tahun penjara kepada Nadiem dalam perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) di lingkungan Kemendikbudristek tahun 2019-2022.

Baca juga:

Nadiem menilai bahwa putusan sebelumnya banyak kejanggalan dan pelanggaran etika dan moralitas. Ia berharap sidang banding ini akan lebih memperhatikan fakta-fakta hukum dan memberi kesempatan untuk menghadirkan saksi-saksi baru serta ahli lainnya yang bisa memberikan perspektif baru.

Kejaksaan Agung juga mengajukan banding atas putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Jaksa heran dengan permintaan Nadiem untuk memeriksa ulang 14 orang saksi dan dua ahli dalam sidang banding.

Nadiem menyindir pihak yang melakukan kriminalisasi terhadap dirinya dan berharap bahwa dengan adanya reformasi internal di dalam Kejaksaan, hal-hal seperti kriminalisasi, intimidasi, dan intervensi terhadap hakim tidak akan terjadi lagi ke depannya.

Kuasa hukum Nadiem meminta majelis hakim banding untuk kembali memeriksa sejumlah fakta dan pertimbangan yang digunakan hakim dalam putusan tingkat pertama. Mereka juga meminta hakim banding untuk membuka kembali fakta-fakta yang menjadi pertimbangan hakim di tingkat pertama.

Sidang banding ini masih berlangsung dan diharapkan akan memberikan keadilan yang sebenarnya bagi Nadiem Makarim. Dengan adanya sidang banding ini, diharapkan akan terungkap kebenaran yang sebenarnya dalam kasus pengadaan Chromebook ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *