Kebakaran Kapal Mutiara Sentosa II: 5 Orang Meninggal, Puan Soroti Keamanan Transportasi Laut

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 04 Agustus 2026 | Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa II terbakar di perairan utara Madura, Jawa Timur, pada Minggu (2/8), saat berlayar dari Surabaya menuju Makassar. Menurut informasi, kebakaran terjadi sekitar pukul 06.00-07.00 WIB. Setelah menyampaikan laporan, komunikasi dengan nakhoda terputus.

Saat itu, kondisi kapal dilaporkan hampir seluruhnya terbakar, sedangkan para penumpang bertahan di anjungan dan haluan kapal sambil menunggu pertolongan. Upaya evakuasi penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang membawa 238 penumpang kemudian dilakukan oleh awak TB Hasnur 26 pada pukul 09.59 WIB.

Baca juga:

Di sisi lain, Pos SAR Sumenep mengerahkan Rigid Inflatable Boat (RIB) 01 menuju lokasi kejadian. Sejumlah penumpang dilaporkan nekat melompat ke laut untuk menyelamatkan diri. Mereka kemudian dievakuasi oleh TB Hasnur 26 dan Kapal British Mentor.

Hingga Senin (3/8) dini hari, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 233 penumpang, terdiri atas 228 orang selamat dan 5 orang meninggal dunia. Korban selamat selanjutnya diarahkan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan, sedangkan korban yang memerlukan penanganan lanjutan dirujuk ke rumah sakit.

Ketua DPR Puan Maharani menyoroti masih lemahnya faktor keselamatan dan keamanan transportasi laut di Indonesia setelah rentetan kecelakaan kapal yang terjadi belakangan. Menurutnya, berbagai insiden tersebut menunjukkan masih adanya persoalan serius dalam sistem transportasi laut yang harus segera dibenahi.

Puan menilai kecelakaan KM Mutiara Sentosa II bukanlah insiden yang berdiri sendiri. Sebelumnya, pada 15 Juli 2026, Kapal Layar Motor (KLM) Nurul Salsa tenggelam di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Dalam insiden tersebut, hingga hari kesembilan operasi pencarian, sebanyak 58 korban ditemukan selamat dan empat orang meninggal dunia.

Pemerintah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik dan segera melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut sekaligus memastikan keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan transportasi laut.

Dalam beberapa waktu terakhir, kecelakaan kapal terus terjadi. Hal ini menjadi alarm bahwa keselamatan pelayaran masih menjadi persoalan mendasar. Puan menekankan bahwa banyaknya kecelakaan kapal laut sejak awal tahun saja menunjukkan masih ada persoalan serius dalam dunia transportasi laut Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *