Pengeroyokan Maling Ayam di Baturiti: Polisi Buka Peluang Tersangka Bertambah

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 29 Juli 2026 | Kasus pengeroyokan yang menewaskan KD, pria yang diduga mencuri ayam di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan, masih dalam proses penyidikan. Kepolisian membuka peluang adanya penambahan tersangka seiring proses penyidikan yang masih berlangsung.

Menurut Kabid Humas Polda Bali Kombes Ariasandy, saat ini telah ada lima orang tersangka, yaitu laki-laki berinisial MJ, WS, KB, ML, dan ND. Polisi masih mendalami peran masing-masing tersangka dalam peristiwa pengeroyokan tersebut.

Baca juga:

Gubernur Bali Wayan Koster akan mengumpulkan kepala desa atau perbekel serta bendesa adat di Baturiti, Tabanan, untuk memberi pemahaman kepada warganya untuk tidak melakukan tindakan serupa. Koster menekankan bahwa setiap perangkat desa wajib menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayahnya masing-masing.

Kasus pengeroyokan ini juga mendapat perhatian dari anggota Komisi XIII DPR RI, Rofik Hananto, yang mengecam keras aksi persekusi dan main hakim sendiri yang menewaskan korban. Rofik meminta ada pendampingan bagi anak korban dan menyoroti dampak trauma psikologis mendalam yang dialami anak-anak korban pascakejadian.

Polres Tabanan telah menetapkan lima tersangka dan telah meminta keterangan dari 18 saksi. Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati menyampaikan bahwa peristiwa itu terjadi di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, dan bahwa penanganan perkara tersebut dilakukan secara profesional oleh Polres Tabanan dengan dukungan Ditreskrimum Polda Bali.

Kesimpulan dari kasus pengeroyokan maling ayam di Baturiti adalah bahwa kejadian ini merupakan contoh dari tindakan main hakim sendiri yang tidak dapat diterima. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk mencegah kejadian serupa dengan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menyerahkan penanganan dugaan tindak pidana kepada aparat penegak hukum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *