Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 25 Juli 2026 | Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terus berupaya meningkatkan produksi gula nasional untuk mencapai swasembada gula putih paling lambat dalam dua tahun. Produksi gula nasional dibidik menembus 3 juta ton pada 2029 mendatang.
Amran menegaskan, seluruh jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) harus bergerak cepat menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto agar swasembada gula putih dapat diwujudkan melalui percepatan peremajaan kebun tebu, peningkatan produktivitas, dan transformasi industri gula nasional.
Salah satu program yang mendapat apresiasi dari petani tebu adalah program bongkar ratoon karena mampu mendorong peremajaan tanaman tebu, sehingga produktivitas lahan dapat terus ditingkatkan.
Para petani optimistis dengan keberlanjutan dukungan pemerintah serta sinergi antara petani, pemerintah, dan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) maka target percepatan swasembada gula nasional dapat diwujudkan.
Amran juga meminta Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Kepolisian untuk memeriksa tujuh perusahaan yang diduga menolak menyerap tebu maupun gula hasil produksi petani.
Di luar tugasnya sebagai Mentan, Amran juga menunjukkan kepribadian yang peduli dengan masyarakat. Saat melihat korban kecelakaan lalu lintas di kawasan Menteng, Jakarta, Amran langsung turun tangan membantu evakuasi korban.
Dengan tindakan tersebut, Amran menunjukkan bahwa ia tidak hanya peduli dengan isu pertanian, tetapi juga dengan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.
Komitmen Amran untuk meningkatkan produksi gula nasional dan membantu masyarakat merupakan contoh nyata dari dedikasi dan kepemimpinan yang efektif.
