Mobil Listrik: Antara Kelebihan dan Kekurangan, Apa yang Harus Dipertimbangkan?

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 24 Juli 2026 | Mobil listrik telah menjadi salah satu pilihan yang populer di kalangan masyarakat, terutama karena kelebihannya dalam mengurangi emisi gas buang dan biaya operasional yang lebih rendah. Namun, masih banyak yang ragu untuk beralih ke mobil listrik karena khawatir umur baterainya tidak akan bertahan lama.

Studi terbaru di Swedia menunjukkan bahwa kapasitas baterai mobil listrik modern masih mampu bertahan sangat baik meski kendaraan telah digunakan hingga 100.000 kilometer. Penelitian yang dikutip dari Carscoops ini dilakukan oleh platform jual beli mobil Carla dengan menganalisis 9.954 hasil pengujian baterai mobil listrik yang diperdagangkan di Swedia selama periode 2022 hingga 2026.

Baca juga:

Dalam penelitian tersebut, kondisi baterai diukur menggunakan perangkat diagnostik AVILOO yang dapat membaca state of health (SoH) atau tingkat kesehatan baterai secara langsung. Metode ini dinilai lebih akurat dibandingkan indikator kesehatan baterai yang muncul pada panel instrumen kendaraan, karena tampilan di mobil terkadang memberikan hasil yang lebih optimistis daripada kondisi riil baterai.

Dari seluruh model yang diuji, Kia e-Niro muncul sebagai mobil listrik dengan degradasi baterai paling rendah. Kendaraan yang dibekali baterai 64 kWh ini masih mempertahankan 97,25 persen kapasitas awalnya setelah menempuh jarak 100.000 kilometer. Posisi berikutnya ditempati Hyundai Kona Electric yang menggunakan paket baterai serupa. Tingkat kesehatan baterainya tercatat mencapai 97,18 persen setelah digunakan sejauh 100.000 kilometer.

Sementara itu, Kia EV6 dengan baterai berkapasitas 77,4 kWh berada di urutan ketiga. Setelah menempuh jarak yang sama, kapasitas baterainya masih tersisa 95,95 persen. Untuk merek asal Eropa, Volvo XC40 Recharge menjadi model dengan performa baterai terbaik. Tingkat kesehatan baterainya tercatat mencapai 94,70 persen, sedikit lebih tinggi dibandingkan Polestar 2 yang menggunakan baterai CATL 78 kWh dengan angka 94,35 persen.

Di Indonesia, pemerintah terus mempercepat transformasi industri otomotif nasional melalui program Low Carbon Emission Vehicle (LCEV) atau kendaraan bermotor roda empat emisi karbon rendah. Program ini menjadi salah satu strategi utama untuk mendorong investasi, memperkuat industri komponen lokal, sekaligus mempercepat transisi menuju kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

Ketua Tim Kerja Industri Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) Kementerian Perindustrian, Patia Junjungan Monangdo, mengatakan program LCEV telah berkembang pesat sejak pertama kali dijalankan pada 2021. Jika awalnya hanya diikuti dua perusahaan perakitan dengan dukungan 142 perusahaan pemasok komponen lokal, kini jumlahnya meningkat menjadi 16 perusahaan perakitan yang didukung 322 pemasok nasional.

Namun, kebakaran mobil listrik di apartemen Trillium di Surabaya menjadi peringatan bahwa masih banyak hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan mobil listrik. Kebakaran tersebut disebabkan oleh mobil listrik yang terparkir di basement apartemen, dan menyebabkan asap tebal yang membubung keluar dari gedung.

Menurut Climate Change Policy Analyst InfluenceMap, Muhammad Fahrul Risky, advokasi adopsi kendaraan jenis hybrid, plug in-hybrid, dan low carbon green car (LCGC) dinilai bisa menghambat penetrasi kendaraan listrik di Indonesia. Ia mengungkapkan dalam rentang 2023-2026 sejumlah pabrikan melakukan advokasi agar insentif fiskal disuntikan ke ekosistem kendaraan jenis hybrid, plug-in hybrid, Low carbon green car (LCGC).

Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi yang lebih lanjut terhadap kelebihan dan kekurangan mobil listrik, serta mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap mobil listrik, serta mempercepat transisi menuju kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *