Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 22 Juli 2026 | Aktris muda Kaylee Hottle, yang dikenal lewat perannya sebagai Jia dalam film Godzilla vs. Kong, meninggal dunia pada usia 18 tahun akibat kecelakaan mobil di Maryland, Amerika Serikat. Kecelakaan tunggal tersebut terjadi pada Selasa dini hari, dan diduga disebabkan oleh kecepatan kendaraan yang berlebihan.
Kaylee Hottle merupakan aktris tunarungu yang menembus industri film arus utama dan tampil dalam salah satu waralaba monster terbesar di dunia. Ia lahir di keluarga dengan riwayat tunarungu selama empat generasi dan kehadirannya di industri hiburan dinilai menghadirkan representasi autentik bagi komunitas tuli di layar lebar.
Kabar meninggalnya Kaylee dikonfirmasi langsung oleh sang ayah, Joshua Hottle, melalui video di Facebook menggunakan Bahasa Isyarat Amerika. Pihak keluarga, sekolah, hingga Warner Bros. turut menyampaikan belasungkawa atas kepergian sang aktris yang dinilai memiliki masa depan cerah di dunia hiburan.
Texas School for the Deaf, tempat Kaylee pernah menempuh pendidikan, menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian mantan siswinya. "Hati kami bersama keluarga Kaylee, sahabat, teman-teman sekolah, serta semua orang yang mengenal dan menyayanginya di masa yang sangat berat ini," tulis pihak sekolah.
Kepergian Kaylee mengejutkan banyak penggemar, terlebih ia dikenal sebagai sosok inspiratif sebagai aktris tunarungu yang berhasil menembus industri film Hollywood. Ia memulai karier di industri hiburan dengan membintangi banyak iklan, termasuk iklan untuk platform Glide yang dibuat khusus untuk komunitas tunarungu.
Popularitas dan kariernya menanjak setelah membintangi Godzilla Vs Kong (2021). Karakternya, seorang tunarungu yang hidup di pulau Skull, membangun hubungan yang unik dengan Kong dan berkomunikasi lewat bahasa isyarat. Adegan ini dinilai sebagai kunci kehangatan dan emosional dalam film tersebut.
Kaylee Hottle meninggalkan jejak yang mendalam di dunia hiburan, terlebih bagi komunitas tuli yang melihatnya sebagai representasi autentik di layar lebar. Kehilangannya akan terasa, namun karyanya akan selalu dikenang sebagai inspirasi bagi banyak orang.
