Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 16 Juli 2026 | Piala Dunia 2026 telah memasuki babak semifinal, dan pertarungan antara Inggris dan Argentina menjadi salah satu pertandingan yang paling dinantikan. Namun, keputusan pelatih Inggris, Thomas Tuchel, untuk mencadangkan Nico O’Reilly menjadi salah satu keputusan yang paling mengejutkan.
Nico O’Reilly sebelumnya telah menjadi pemain utama Inggris di semua pertandingan sebelumnya, tetapi kali ini dia harus duduk di bangku cadangan. Keputusan ini menuai banyak pertanyaan, terutama karena O’Reilly telah menunjukkan performa yang sangat baik sebelumnya.
Pertandingan antara Inggris dan Argentina sendiri berlangsung sangat sengit. Kedua tim memiliki sejarah pertemuan yang panjang dan kompetitif, dengan 14 pertemuan sebelumnya. Pertemuan terakhir mereka di Piala Dunia terjadi pada tahun 2002.
Anthony Gordon membuka skor untuk Inggris pada menit ke-55, tetapi Argentina berhasil menyamakan skor melalui gol Enzo Fernandez pada menit ke-85. Lautaro Martinez kemudian mencetak gol kemenangan bagi Argentina pada menit ke-92, membuat Argentina melaju ke final Piala Dunia 2026.
Keputusan Tuchel untuk mencadangkan O’Reilly dan melakukan beberapa perubahan strategis lainnya menuai banyak kritik. Banyak yang merasa bahwa keputusan ini telah mempengaruhi hasil pertandingan. Namun, Tuchel tetap pada pendiriannya, menyatakan bahwa keputusan tersebut dibuat untuk menghadapi gaya permainan Argentina.
Pertandingan ini menandai akhir dari perjalanan Inggris di Piala Dunia 2026, sementara Argentina akan melaju ke final untuk menghadapi Spanyol. Ini akan menjadi pertandingan yang sangat menarik, karena kedua tim memiliki sejarah pertemuan yang panjang dan kompetitif.
Kekalahan Inggris ini juga menimbulkan banyak pertanyaan tentang strategi dan keputusan pelatih Thomas Tuchel. Apakah keputusan untuk mencadangkan Nico O’Reilly merupakan keputusan yang tepat? Hanya waktu yang akan menjawabnya.
