Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 15 Juli 2026 | Aymeric Laporte, bek Spanyol yang lahir di Prancis, telah menjadi salah satu pemain kunci dalam tim nasional Spanyol. Namun, perjalanan Laporte untuk mencapai posisinya saat ini tidaklah mudah. Ia pernah bermain untuk tim nasional Prancis U-17 hingga U-21, tetapi tidak pernah dipanggil untuk tim senior Prancis.
Laporte lahir di Agen, Prancis, dari orang tua yang juga berasal dari Prancis. Namun, ia memiliki darah Basque dari kakek buyutnya, yang memungkinkannya untuk bermain untuk Athletic Bilbao, klub yang terkenal dengan kebijakan hanya memilih pemain yang memiliki darah Basque.
Setelah bergabung dengan akademi Athletic Bilbao pada usia 16 tahun, Laporte dengan cepat berkembang menjadi salah satu bek terbaik di LaLiga. Namun, ia tidak pernah dipanggil untuk tim nasional Prancis senior, bahkan ketika Prancis menjadi tuan rumah Euro 2016.
Laporte kemudian mempertimbangkan untuk bermain untuk Spanyol, dan pada tahun 2021, ia akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan tim nasional Spanyol. Ia telah bermain 52 kali untuk Spanyol sejak itu, dan telah menjadi salah satu pemain kunci dalam tim.
Perjalanan Laporte untuk mencapai posisinya saat ini tidaklah mudah, tetapi ia telah membuktikan dirinya sebagai salah satu bek terbaik di dunia. Ia telah bermain dalam beberapa pertandingan besar, termasuk Euro 2020 dan Piala Dunia 2026.
Saat ini, Laporte dan Spanyol sedang bersiap untuk menghadapi Prancis dalam semifinal Piala Dunia 2026. Pertandingan ini akan menjadi pertandingan yang sangat menarik, karena Laporte akan berhadapan dengan negara asalnya sendiri.
Perjalanan Laporte dari tim nasional Prancis ke Spanyol telah menjadi contoh bahwa dalam sepak bola, tidak ada yang tidak mungkin. Dengan kerja keras dan dedikasi, seseorang dapat mencapai impian mereka, bahkan jika itu berarti bermain untuk negara yang berbeda dari negara asal mereka.
