Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 16 April 2026 | Persib Bandung akan melanjutkan tren kemenangan mereka pada pekan ke‑28 BRI Super League dengan menjejakkan kaki di Stadion Banten International, Serang, pada Senin, 20 April 2026 pukul 19.00 WIB. Lawan yang menanti adalah Dewa United, tim yang meski menempati posisi menengah klasemen, menyimpan skuad bertabur bintang dan pengalaman kompetisi AFC.
Menurut pelatih Persib, Bojan Hodak, keberadaan pemain berkualitas tinggi di Dewa United seharusnya membuat mereka berada di papan atas. “Dewa punya banyak pemain bagus. Saya selalu bilang Dewa adalah tim yang sangat bagus. Mereka punya banyak pemain dengan kualitas individu tinggi,” ujar Hodak dalam konferensi pers di Bandung. Namun, Hodak menyoroti bahwa jadwal kompetisi Asia yang padat telah menimbulkan kelelahan fisik, mengganggu konsistensi poin Dewa United yang kini berada di posisi kedelapan dengan 40 poin setelah pekan ke‑27.
Sementara itu, gelandang serba bisa Persib, Eliano Reijnders, menekankan pentingnya fokus penuh meski Dewa United berada di peringkat menengah. “Mereka punya pemain‑pemain bagus, ada beberapa pemain timnas juga. Akan menyenangkan bertemu mereka, tapi kami harus tetap fokus untuk pertandingan ini,” kata Reijnders pada Senin, 16 April 2026. Ia menambahkan bahwa setiap laga di liga ini terasa seperti final, sehingga tidak ada ruang untuk meremehkan lawan.
Statistik menunjukkan Persib saat ini memimpin klasemen sementara dengan 64 poin dari 27 laga, unggul empat poin atas Borneo FC yang menempati posisi kedua. Dewa United, di sisi lain, mencatatkan dua kemenangan dan satu hasil imbang dalam tiga laga terakhir, menegaskan niat mereka untuk kembali ke papan atas. Kedua tim sama‑samanya menargetkan tiga poin penting untuk memperkuat posisi masing‑masing menjelang sisa tujuh pertandingan musim.
Jadwal lengkap pekan ke‑28 menampilkan deretan laga penting, termasuk Bhayangkara FC vs PSIM Yogyakarta, Persebaya Surabaya vs Madura United, serta pertemuan Borneo FC melawan PSM Makassar. Persib harus mengoptimalkan persiapan mereka pada Minggu, 19 April 2026, saat kembali ke Bandung dengan skuad 22 pemain. Latihan tambahan bersama pelatih dijadwalkan pada sore hari, meski Reijnders mengakui sesi tersebut “menguras tenaga” namun tetap esensial.
Analisis taktik menunjukkan Bojan Hodak kemungkinan akan menurunkan formasi 4‑3‑3 dengan penekanan pada tekanan tinggi di lini tengah, memanfaatkan kecepatan sayap Persib untuk menguji pertahanan Dewa United yang kerap mengandalkan transisi cepat. Di sisi Dewa United, pelatih mereka diperkirakan akan menyiapkan formasi 3‑5‑2, memanfaatkan kedalaman materi pemain di sektor sayap dan lini tengah untuk menahan serangan Persib.
Faktor kebugaran menjadi sorotan utama. Jadwal AFC yang menuntut perjalanan ke luar negeri setiap dua minggu menyebabkan rotasi pemain dan penurunan intensitas latihan di liga domestik. Bojan Hodak menyatakan, “Saya tidak tahu kenapa posisi mereka rendah di klasemen. Mungkin jadwal AFC juga sedikit memengaruhi karena mereka kurang waktu istirahat.” Kondisi serupa dihadapi Dewa United, namun kehadiran beberapa pemain timnas memberi mereka keunggulan pengalaman di kompetisi tinggi.
Penonton diperkirakan akan memadati stadion, mengingat persaingan sengit untuk memperebutkan gelar. Persib, yang berada di puncak klasemen, ingin mengukuhkan dominasi mereka, sementara Dewa United berambisi membuktikan bahwa materi pemain elit dapat mengatasi kelelahan dan kembali ke posisi teratas.
Kesimpulannya, laga antara Persib Bandung dan Dewa United tidak sekadar pertarungan poin, melainkan ujian strategi, kebugaran, dan mentalitas. Jika Persib mampu memanfaatkan momentum positif dan mengendalikan tempo permainan, mereka berpeluang memperlebar jarak dengan pesaing. Sebaliknya, Dewa United harus mengatasi masalah kelelahan dan menampilkan konsistensi agar tidak kembali terdampar di papan tengah. Pertandingan pada 20 April ini akan menjadi indikator jelas siapa yang lebih siap menghadapi tantangan sisa musim.
