Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 09 Juli 2026 | Andres Escobar, bek Kolombia yang dijuluki "Sang Gentleman", meninggal setelah ditembak enam kali di Medellin beberapa hari setelah mencetak gol bunuh diri pada Piala Dunia 1994. Pelaku merupakan pengawal tokoh kartel yang disebut kesal akibat kalah taruhan besar setelah Kolombia tersingkir.
Hingga kini, kisah Escobar menjadi simbol tragedi sepak bola dan peringatan tentang bahaya kekerasan dalam olahraga. Ia dikenal sebagai bek andalan Atletico Nacional dan tim nasional Kolombia, namun bagi keluarganya, Escobar adalah sosok yang jauh lebih berarti.
Di Piala Dunia 2026, Swiss berhasil melaju ke babak 8 besar usai menyingkirkan Kolombia lewat babak adu penalti dengan skor 4-3. Pertandingan antara Swiss vs Kolombia berakhir dengan kedudukan imbang 0-0 selama waktu normal hingga babak perpanjangan waktu.
Penjaga gawang Timnas Swiss, Gregor Kobel, dinobatkan sebagai Man of the Match setelah menggagalkan tiga peluang Kolombia dan menepis eksekusi Cucho Hernandez di babak adu penalti. Ia menjadi penentu kemenangan Swiss di laga ini.
Sementara itu, Argentina juga berhasil menang dramatis atas Mesir dengan skor 3-2. Argentina sempat tertinggal 2-0, namun bangkit dan membalik keadaan dengan gol dari Cristian Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernandez.
Kedua pertandingan ini menunjukkan ketatnya persaingan di Piala Dunia 2026, di mana setiap tim berjuang untuk mengamankan tiket ke babak selanjutnya. Kemenangan dramatis dan kekalahan menyakitkan menjadi bagian dari perjalanan tim-tim sepak bola dunia dalam mencapai impian mereka.
TragediEscobar dan kemenangan dramatis Swiss atas Kolombia menjadi peringatan tentang bahaya kekerasan dalam olahraga dan ketatnya persaingan di Piala Dunia. Kedua peristiwa ini juga menunjukkan bahwa sepak bola tidak hanya tentang kemenangan, tetapi juga tentang perjuangan, pengorbanan, dan keberanian.
