Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 09 Juli 2026 | Piala Dunia 2026 telah memasuki babak yang lebih seru, dan salah satu tim yang sayangnya harus mengakhiri perjalanan mereka di babak 16 besar adalah Kolombia. Mereka kalah adu penalti dari Swiss setelah bermain imbang tanpa gol selama 120 menit. Kekalahan ini terasa pahit bagi Kolombia, mengingat performa mereka sepanjang turnamen yang cukup solid.
Kolombia sebenarnya memiliki peluang besar untuk melangkah lebih jauh. Mereka finis sebagai juara grup di atas Portugal dan sebelumnya menyingkirkan Ghana pada babak 32 besar. Namun, keunggulan itu tidak mampu diterjemahkan menjadi kemenangan saat menghadapi Swiss. Penyelesaian akhir yang buruk menjadi faktor terbesar yang membuat Los Cafeteros gagal memanfaatkan dominasi mereka.
Di sisi lain, Swiss menunjukkan ketangguhan mental yang luar biasa. Mereka berhasil mengalahkan Kolombia lewat adu penalti setelah sebelumnya bermain imbang tanpa gol. Bek Timnas Swiss, Manuel Akanji, menegaskan bahwa timnya siap menghadapi juara bertahan Argentina pada babak perempat final. Ia menyatakan bahwa menghadapi Argentina merupakan tantangan terbesar yang bisa dihadapi sebuah tim di Piala Dunia, tetapi Swiss memiliki kepercayaan diri untuk memberikan perlawanan.
Gregor Kobel, kiper timnas Swiss, juga mengaku sangat tenang saat timnya memenangkan adu penalti melawan Kolombia. Ia merasa emosional dan bangga bisa meraih hal tersebut, serta menyatakan bahwa mencapai perempat final adalah pencapaian luar biasa bagi timnas Swiss.
Kekalahan Kolombia di Piala Dunia 2026 memang mengecewakan, tetapi mereka harus bangkit dan mempersiapkan diri untuk turnamen mendatang. Sementara itu, Swiss akan terus berjuang untuk mencapai yang terbaik di Piala Dunia 2026.
