Andri Pratiwa Resmi Pimpin Shell Indonesia: Fokus pada Pelumas dan Transisi SPBU

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 15 April 2026 | Shell Indonesia mengumumkan pergantian kepemimpinan tertinggi dengan mengangkat Andri Pratiwa sebagai Presiden Direktur dan Country Chair efektif 1 Mei 2026. Pengangkatan ini menggantikan Ingrid Siburian, yang sebelumnya memimpin perusahaan selama beberapa tahun. Andri, yang selama ini menjabat sebagai General Manager Lubricants Indonesia, menyatakan kesiapan untuk mengemban tanggung jawab baru sekaligus mempertahankan pengawasan atas unit pelumas perusahaan.

Pengumuman tersebut disampaikan dalam konferensi pers di kantor pusat Shell Jakarta, di mana Andri menekankan pentingnya fase baru bagi perusahaan di pasar domestik. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan menegaskan komitmen untuk memperkuat pertumbuhan, berkontribusi pada perekonomian nasional, serta mempercepat transisi energi berkelanjutan.

Baca juga:

Transisi kepemimpinan ini tidak lepas dari dua agenda strategis utama yang telah direncanakan oleh Shell Indonesia, yaitu penguatan bisnis pelumas dan proses penyerahan jaringan SPBU kepada joint venture antara Citadel Pacific Limited dan Sefas Group. Kedua agenda tersebut menjadi pilar penting dalam rangka restrukturisasi portofolio energi perusahaan di Indonesia.

Pengembangan bisnis pelumas

Shell menargetkan investasi berkelanjutan pada fasilitas produksi pelumas, termasuk pembangunan pabrik grease yang akan melengkapi pabrik pelumas yang sudah ada di Marunda. Investasi ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi, menambah ragam produk, dan memperkuat posisi Shell sebagai penyedia pelumas terkemuka di pasar domestik. Selain itu, perusahaan berencana memperluas jaringan distribusi pelumas ke segmen industri, transportasi, dan otomotif, serta meningkatkan layanan teknis bagi pelanggan korporat.

Transisi SPBU

Proses penyerahan jaringan SPBU kepada joint venture Citadel Pacific‑Sefas Group sedang dalam tahap finalisasi. Shell menegaskan bahwa proses ini akan dijalankan secara transparan, dengan tujuan menjaga kontinuitas layanan bahan bakar bagi konsumen serta memastikan ketersediaan bahan bakar berkualitas dan harga yang stabil. Transisi ini diperkirakan akan melibatkan ribuan lokasi SPBU di seluruh Indonesia, yang sebelumnya dikelola oleh Shell.

Kolaborasi lintas pemangku kepentingan

Dalam upaya menciptakan nilai jangka panjang, Shell Indonesia berupaya memperkuat kerja sama dengan pemerintah, mitra bisnis, pelanggan, dan masyarakat. Pendekatan kolaboratif ini mencakup dialog regulasi, program pelatihan teknis, serta inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan yang mendukung pengembangan ekonomi lokal.

Inovasi energi bersih

Di samping fokus pada pelumas, Shell juga memperluas portofolio energi terbarukan melalui proyek‑proyek seperti kerja sama dengan Evolve Energy dalam Power Purchase Agreement (PPA) energi angin hingga 2035. Kerjasama ini sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia yang menargetkan peningkatan proporsi energi terbarukan dalam bauran energi nasional. Melalui PPA tersebut, Shell berencana menyediakan energi bersih bagi pelanggan industri dan komersial, sekaligus mengurangi jejak karbon perusahaan.

Ingrid Siburian, yang digantikan oleh Andri, tidak sepenuhnya meninggalkan perusahaan. Ia akan tetap berada di Shell Indonesia sebagai General Manager Mobility, dengan fokus pada layanan mobilitas, termasuk bahan bakar, layanan listrik, serta inisiatif mobilitas berkelanjutan. Penempatan ini mencerminkan strategi perusahaan untuk memisahkan fungsi mobilitas dari bisnis inti pelumas dan energi.

Berikut rangkuman poin‑poin strategis utama yang menjadi fokus Shell Indonesia di bawah kepemimpinan baru:

  • Investasi pada fasilitas produksi pelumas, termasuk pabrik grease baru di Marunda.
  • Penyelesaian penyerahan jaringan SPBU kepada joint venture Citadel Pacific‑Sefas Group dengan jaminan kontinuitas layanan.
  • Penguatan kolaborasi dengan pemerintah, mitra bisnis, dan masyarakat untuk menciptakan nilai berkelanjutan.
  • Ekspansi proyek energi terbarukan, terutama melalui PPA energi angin dengan Evolve Energy hingga 2035.
  • Pemeliharaan fokus pada layanan mobilitas melalui peran baru Ingrid Siburian.

Dengan kepemimpinan Andri Pratiwa, Shell Indonesia menargetkan peningkatan kontribusi terhadap ekonomi nasional, memperkuat posisi kompetitif di sektor pelumas, serta mempercepat transisi energi menuju sumber yang lebih bersih. Penguatan bisnis pelumas diharapkan memberikan dukungan pendapatan yang stabil, sementara transisi SPBU akan membuka ruang bagi Shell untuk mengalihkan sumber daya ke bidang energi terbarukan.

Secara keseluruhan, langkah strategis ini menandai babak baru bagi Shell Indonesia. Diharapkan kebijakan dan investasi yang diimplementasikan tidak hanya meningkatkan kinerja keuangan perusahaan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi industri energi nasional, memperkuat keamanan energi, dan mendukung agenda pemerintah dalam mengembangkan energi bersih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *