Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 05 Juli 2026 | Pertandingan antara Australia dan Mesir di Piala Dunia 2026 telah berakhir dengan kekalahan Australia di babak 32 besar. Mesir berhasil mengalahkan Australia dengan skor 4-2 dalam adu penalti setelah pertandingan berakhir dengan skor 1-1 setelah perpanjangan waktu.
Pertandingan tersebut dimulai dengan baik bagi Australia, dengan Cristian Volpato hampir mencetak gol di menit ke-5. Namun, Mesir berhasil mencetak gol pertama di menit ke-13 melalui Emam Ashour. Australia kemudian berhasil menyamakan skor setelah Mohamed Hany melakukan gol bunuh diri di menit ke-50.
Pertandingan berakhir dengan skor 1-1 setelah perpanjangan waktu, dan kemudian dilanjutkan dengan adu penalti. Mesir berhasil mengalahkan Australia dengan skor 4-2, dengan Hossam Abdelmaguid mencetak gol penentu.
Keputusan untuk mengganti kiper Patrick Beach dengan Mathew Ryan di menit ke-119 menuai kontroversi. Ryan tidak berhasil menyelamatkan tendangan penalti Mesir, dan Australia akhirnya kalah. Mantan kiper Australia, Mark Bosnich, mengkritik keputusan tersebut, sementara Mark Schwarzer berpendapat bahwa kiper yang sedang bermain seharusnya tidak digantikan.
Tim Socceroos Australia telah menunjukkan peningkatan yang signifikan di Piala Dunia 2026, tetapi masih belum bisa melewati babak 16 besar. Mesir, di sisi lain, telah mencapai prestasi sejarah dengan mencapai babak 16 besar untuk pertama kalinya.
Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa bangsa Australia sangat bangga dengan tim Socceroos. Ia juga mengucapkan selamat atas pencapaian Mesir dan mengharapkan tim tersebut dapat terus maju di turnamen.
Penyebab kekalahan Australia masih diperdebatkan, tetapi yang jelas adalah bahwa tim tersebut telah menunjukkan semangat dan dedikasi yang luar biasa di Piala Dunia 2026. Meskipun mereka tidak bisa melewati babak 16 besar, mereka telah membuktikan bahwa mereka adalah tim yang tangguh dan berpotensi.
