Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 04 Juli 2026 | Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan menggelar 12.000 ASN mengaji dan Tabligh Akbar di Masjid Raya An-Nur Kota Pekanbaru, pada Sabtu sore, 4 Juli 2026. Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru Syamsuwir mengatakan agenda ini merupakan penutup dari rangkaian acara Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-242 Pekanbaru.
Ditargetkan, 12.000 ASN mengaji akan kembali memecahkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), setelah sebelumnya Pekanbaru memecahkan rekor MURI untuk kue talam durian sepanjang 1 kilometer.
Sementara itu, bagi umat Muslim di Sumedang, jadwal shalat harian menjadi pedoman penting dalam menjalankan ibadah tepat waktu. Dengan mengetahui waktu shalat yang akurat, masyarakat dapat mengatur aktivitas sehari-hari tanpa mengabaikan kewajiban melaksanakan shalat lima waktu.
Menurut laman Bimas Islam Kemenag RI, berikut jadwal shalat untuk wilayah Sumedang pada Sabtu, 4 Juli 2026.
Di lain pihak, syariat Islam memberikan fleksibilitas luar biasa bagi para musafir. Keringanan atau rukhsah ini menunjukkan bahwa agama Islam memudahkan dan tidak pernah memberatkan umatnya. Namun demikian, umat Islam harus tetap memahami ketentuan pelaksanaan sholat jamak dan qashar ini.
Seorang musafir baru diperbolehkan mengambil rukhsah (keringanan) jamak dan qashar apabila ia telah secara fisik keluar dari tapal batas wilayah atau permukiman kota tempat tinggalnya. Keringanan ini dapat langsung dilakukan meskipun musafir tersebut belum menempuh jarak minimal safar pada saat itu, asalkan total perjalanan yang ditargetkan nantinya melampaui batas jarak yang ditetapkan syariat.
Dalil utama dari ketentuan ini adalah praktik Rasulullah SAW sebagaimana riwayat Anas bin Malik ra. yang menyebutkan, “Saya shalat Zuhur bersama Nabi saw. di Madinah empat rakaat dan di Dzulhulaifah (di luar Madinah) dua rakaat”.
Terpisah dari itu, Kuala Terengganu baru-baru ini dilanda musibah ketika sebuah perahu squid jigging tenggelam, menewaskan satu orang dan melukai tiga lainnya. Musibah itu terjadi pada Jumat malam, 3 Juli 2026, sekitar pukul 21.00 waktu setempat.
Kejadian itu dikabarkan terjadi setelah salah satu kru perahu, Ahmad Nasaruddin Mohmad Jalil, 37, melakukan shalat maghrib. Ia kemudian meminta bantuan dari kapal lain setelah air mulai masuk ke dalam perahu.
Namun, upaya tersebut gagal, dan perahu itu akhirnya tenggelam. Ahmad Nasaruddin meninggal dunia, sementara tiga orang lainnya, Faris Ibrahim, 33, Ahmad Danial Iman, 24, dan Fatin Fariesya Rohaizan, 26, mengalami luka-luka.
Penyelidikan sedang dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti dari musibah itu.
Kesimpulan, Pekanbaru akan menggelar 12.000 ASN mengaji dan Tabligh Akbar di Masjid Raya An-Nur Kota Pekanbaru, sementara umat Muslim di Sumedang harus memperhatikan jadwal shalat harian untuk menjalankan ibadah tepat waktu. Selain itu, syariat Islam memberikan fleksibilitas luar biasa bagi para musafir, dan umat Islam harus tetap memahami ketentuan pelaksanaan sholat jamak dan qashar ini.
