Bach Multi Global Siap Melantai di Bursa Efek Indonesia dengan Prospek Cerah

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 02 Juli 2026 | PT Bach Multi Global Tbk (BACH) bersiap melaksanakan penawaran umum perdana saham (IPO) senilai Rp 271,83 miliar. Perseroan menetapkan harga IPO di level Rp 442 per saham, dengan menawarkan sebanyak 615 juta saham baru atau setara 15,06% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Menariknya, di balik aksi korporasi tersebut, terdapat langkah strategis lain yang menarik perhatian pasar, yakni rencana pengambilalihan kendali perseroan oleh entitas yang terafiliasi dengan keluarga Hartono, pemilik Grup Djarum.

Baca juga:

Dua pemegang saham utama Bach Multi Global telah menyiapkan skema perubahan pengendalian. Pada 7 Januari 2026, PT Bach Multi Sukses Investama (BMSI) dan PT Global Telekomunikasi Prima (GTP) menandatangani perjanjian opsi yang memberikan hak kepada GTP untuk meningkatkan kepemilikannya menjadi 51% setelah IPO.

Senior Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Sukarno Alatas, menjelaskan bahwa dalam memilah saham IPO potensial, kinerja fundamental perusahaan dalam jangka menengah dan panjang akan menjadi penentu utama pergerakan harga saham pasca-IPO. Sukarno juga menyebutkan bahwa BACH menawarkan harga termasuk undervalued.

Tim riset Kiwoom Sekuritas juga membedah kondisi fundamental emiten jasa perindustrian ini. Sepanjang 2025, BACH membukukan pendapatan Rp1,73 triliun atau tumbuh 39,7% year on year (YoY).

Prospek BACH diprediksi cerah, dengan potensi pertumbuhan yang signifikan. Namun, perlu diingat bahwa investasi saham selalu mengandung risiko, sehingga penting untuk melakukan analisis yang teliti sebelum membuat keputusan investasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *