Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 28 Juni 2026 | Piala Dunia 2026 memasuki babak penyisihan dan Jepang telah memastikan diri lolos ke babak 32 besar setelah finis sebagai runner-up Grup F. Mereka akan menghadapi Brasil, salah satu favorit juara, pada 30 Juni 2026. Sementara itu, Tunisia menjadi saksi kekuatan para atletik Indonesia dalam kejuaraan World Para Athletics Grand Prix 2026.
Jepang menunjukkan konsistensi dalam fase grup dengan mengumpulkan 5 poin dari 3 pertandingan. Mereka bermain imbang 2-2 melawan Belanda, menang 4-0 atas Tunisia, dan bermain imbang 1-1 dengan Swedia. Daichi Kamada dan Ayase Ueda menjadi pencetak gol terbanyak Jepang dengan masing-masing 2 gol.
Brasil, di sisi lain, datang dengan status juara Grup C dan memiliki reputasi sebagai negara tersukses dalam sejarah Piala Dunia. Mereka tampil pragmatis di bawah asuhan Carlo Ancelotti, mengandalkan kualitas individu, dan berbahaya ketika melakukan transisi cepat.
Sementara itu, Tunisia menjadi tempat kejuaraan World Para Athletics Grand Prix 2026, di mana Indonesia memenangkan 15 medali emas, 7 perak, dan 7 perunggu. Prestasi ini menempatkan Indonesia di puncak klasemen bersama Ukraina. Indonesia menunjukkan kekuatan para atletiknya dan mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan di Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang.
Legenda sepak bola Brasil, Zico, mengingatkan timnas Brasil untuk tidak meremehkan kekuatan Jepang. Ia menilai Jepang kini sangat kompetitif berkat banyaknya pemain mereka yang berkarier di liga sepak bola papan atas Eropa.
Klasemen sementara peringkat 3 terbaik Piala Dunia 2026 juga mengalami perubahan signifikan. Uruguay dinyatakan gugur, sedangkan Paraguay dan Senegal memastikan diri lolos ke babak 32 besar melalui tiket peringkat ketiga terbaik.
Dengan demikian, persaingan di Piala Dunia 2026 semakin sengit. Jepang siap menghadapi Brasil, sementara Indonesia terus menunjukkan kekuatan para atletiknya di kancah internasional.
