SPMB Jateng: Upaya Pemprov Jawa Tengah untuk Mencegah Perundungan dan Menjaga Transparansi

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 23 Juni 2026 | Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus melakukan berbagai upaya untuk mencegah praktik perundungan di sekolah. Sehingga proses belajar mengajar berlangsung aman dan menyenangkan. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Sadimin mengatakan, pemerintah terus memperkuat program sekolah ramah anak, guna menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi peserta didik.

Selain itu, Jawa Tengah juga telah membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di satuan pendidikan, yang melibatkan guru bimbingan konseling, wali kelas, serta unsur kesiswaan, untuk menangani berbagai persoalan yang dihadapi siswa. Bahkan, Dinas Pendidikan juga bekerja sama dengan Polda Jawa Tengah dalam memberikan pelatihan kepada pelajar, terkait pencegahan perundungan, termasuk perundungan melalui media sosial.

Baca juga:

Di sisi lain, Komisi E DPRD Jawa Tengah menilai ada sejumlah praktik baik yang perlu dipertahankan Pemprov Jateng dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Sekretaris Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, Zainuddin, mengungkap, pihaknya menemukan beberapa praktik baik yang layak dipertahankan bahkan dikembangkan dalam pelaksanaan SPMB di antaranya komitmen transparansi dan akuntabilitas dalam seluruh proses seleksi, termasuk pengawasan yang melibatkan berbagai pihak.

Dalam pelaksanaan SPMB, Pemprov Jateng juga telah membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di satuan pendidikan. Tim ini bertujuan untuk mencegah dan menangani berbagai persoalan yang dihadapi siswa, termasuk perundungan. Dengan demikian, proses belajar mengajar di Jawa Tengah dapat berlangsung aman dan menyenangkan.

Menurut Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, tidak boleh ada ruang bagi praktik perundungan di lingkungan pendidikan. Oleh karena itu, upaya pencegahan harus diperkuat melalui peran Patroli Keamanan Sekolah (PKS), guru bimbingan konseling, wali kelas, serta dukungan kepolisian melalui pembinaan dan sosialisasi di sekolah-sekolah.

Dalam kesimpulan, Pemprov Jateng terus berupaya untuk mencegah perundungan dan menjaga transparansi dalam pelaksanaan SPMB. Dengan demikian, proses belajar mengajar di Jawa Tengah dapat berlangsung aman dan menyenangkan. Upaya pencegahan perundungan dan penanganan kekerasan di satuan pendidikan merupakan prioritas utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *