Kebakaran Pabrik Karet di Tangerang: Api yang Tak Kunjung Padam

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 22 Juni 2026 | Kebakaran hebat melanda pabrik karet PT Murni Karetindo Lestari (King Stone) di kawasan Poris Plawad, Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, sejak Minggu (21/6) malam. Api yang berkobar tak kunjung padam hingga kini.

Mengingat lokasi pabrik yang berdampingan dengan area padat penduduk, prioritas utama petugas adalah melakukan penyekatan. Langkah ini guna memastikan kobaran api tidak meluas dan melalap rumah-rumah warga di sekitarnya.

Baca juga:

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Mahdiar menuturkan, upaya mitigasi difokuskan pada pemblokiran pergerakan api di sekitar Jalan KH Agus Salim RT 001/RW 003. Proses lokalisasi dilakukan sejak awal armada tiba demi menghindari dampak buruk terhadap bangunan sipil.

“Alhamdulillah bisa kita isolir, jadi enggak ke permukiman,” ungkap Mahdiar.

Proses pemadaman berlangsung alot hingga belasan jam. Karakteristik material karet yang tangguh terhadap air menjadi tantangan di lapangan. Selain material yang mudah terbakar dan memicu asap pekat, petugas di lapangan juga harus memutar otak akibat terbatasnya akses hidran atau sumber air di sekitar lokasi kejadian.

“Saat ini masih penanganan, kendala bahan yang sulit padam, dan sumber air yang terbatas,” beber Mahdiar.

Berdasarkan penyelidikan awal, amukan si jago merah diduga kuat bukan berasal dari korsleting listrik, melainkan dipicu oleh faktor internal material produksi.

Setelah hampir 21 jam, kebakaran pabrik sandal di Tangerang akhirnya padam. Proses pemadaman berlangsung kurang-lebih 21 jam, sejak peristiwa dilaporkan.

Luas bangunan yang terbakar kurang-lebih 1.000 meter persegi. Sebanyak ratusan personel dan 19 unit mobil damkar diluncurkan untuk melakukan pemadaman.

Belum diketahui taksiran kerugian dari kebakaran yang terjadi. Pihaknya masih melakukan pendataan.

Asap hitam tebal masih membumbung tinggi dan menyelimuti permukiman. Warga di permukiman yang berada dekat dengan lokasi kebakaran pabrik sendal menggunakan masker untuk menjaga kesehatan dampak asap tebal yang ditimbulkan dalam peristiwa tersebut.

Pihaknya terus berupaya melakukan penyemprotan intensif di titik belakang pabrik, serta terus melakukan pendinginan di sekitar-sekitar lokasi kebakaran. Mengingat di area itu terdapat tumpukan material yang mudah terbakar untuk mencegah api menyala kembali.

Kesimpulan, kebakaran pabrik karet di Tangerang merupakan peristiwa yang mengkhawatirkan dan memerlukan penanganan yang tepat dan cepat untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *