Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 21 Juni 2026 | Geely Farizon, salah satu pemimpin global di segmen kendaraan niaga energi baru, baru saja meluncurkan solusi mobilitas hijau dan cerdas di Hong Kong Expo 2026. Perusahaan ini menampilkan berbagai kendaraan dan solusi yang mengusung strategi teknologi ‘methanol electric + pure electric’ untuk mendukung target netralitas karbon Hong Kong pada 2050.
Salah satu produk yang ditampilkan adalah Robotaxi, yang dirancang untuk menjadi salah satu solusi transportasi hijau dan cerdas di masa depan. Namun, keamanan Robotaxi menjadi perhatian setelah beberapa insiden terjadi di Amerika Serikat. Misalnya, di Texas, sebuah Robotaxi milik Waymo menghalangi akses bagi petugas pemadam kebakaran selama sebuah kebakaran, dan di Austin, sebuah Robotaxi menghalangi ambulans yang menuju ke tempat kejadian penembakan.
Insiden-insiden seperti ini memicu perhatian dari pihak berwenang setempat untuk memperketat regulasi terhadap Robotaxi. Waymo, salah satu perusahaan Robotaxi terkemuka, telah mengalami beberapa insiden, termasuk mengendarai melalui jalan yang tertutup akibat konstruksi dan menghalangi akses bagi kendaraan darurat.
Waymo telah melakukan recall terhadap sekitar 4.000 unit Robotaxi-nya untuk memperbaiki masalah ini. Perusahaan ini juga berencana untuk meluncurkan teknologi self-driving untuk mobil pribadi dan telah mencapai lebih dari 170 juta mil perjalanan otonom.
Di sisi lain, Geely Farizon berencana untuk memperluas penerapan solusi mobilitas hijau dan cerdas di Hong Kong, termasuk kapal penyeberangan metanol-listrik di Victoria Harbour, armada taksi Farizon SV, bus metanol-listrik untuk transportasi publik, dan kendaraan otonom seri Robo.
Dengan demikian, Robotaxi menjadi salah satu contoh inovasi teknologi yang dapat membantu mengurangi emisi karbon dan meningkatkan efisiensi transportasi. Namun, keamanan dan regulasi yang ketat masih menjadi prioritas utama untuk memastikan bahwa teknologi ini dapat digunakan dengan aman dan efektif.
