Kebut Pemulihan Pascabencana: KemenPU Bangun Jembatan Permanen Sumatera-Aceh

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 21 Juni 2026 | Infrastruktur darurat yang biasanya dibangun pada masa tanggap darurat bencana hanya bersifat sementara dan memiliki keterbatasan kapasitas. Maka dari itu, Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo mengambil langkah cepat dalam penanganan infrastruktur pascabencana dengan langsung membangun jembatan permanen di jalur strategis Sumatera-Aceh tanpa menunggu tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi selesai sepenuhnya.

Menurutnya, keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan pentingnya jalur penghubung tersebut bagi distribusi logistik nasional, termasuk pengangkutan bahan bakar minyak (BBM), semen, dan kebutuhan pokok lainnya. Pekerjaan fisik di lapangan telah berjalan sehingga kebutuhan anggaran untuk proyek tersebut dapat terserap dengan cepat.

Baca juga:

Selain pembangunan infrastruktur permanen, Kementerian PU juga terus menjalankan program padat karya di wilayah terdampak bencana di Sumatera. Sementara itu, dalam bidang ekonomi, Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate menjadi 5,75 persen. Hal ini bisa mempengaruhi bunga kredit, termasuk kredit pemilikan rumah (KPR).

Memiliki rumah melalui KPR memang bisa meringankan karena bisa dicicil dalam jangka waktu yang lama. Tapi, dengan naiknya BI Rate, apakah saat ini waktu yang tepat untuk mengambil KPR atau justru tunggu hingga suku bunga turun? Menurut perencana keuangan dari Tatadana Consulting, Tejasari Assad, apabila ingin mengambil KPR tidak perlu menunggu suku bunga turun, apalagi kalau kebutuhan akan hunian mendesak.

Sementara itu, di bidang olahraga, Belanda dan Jepang bersaing sengit di puncak Grup F Piala Dunia 2026. Kedua negara punya poin dan selisih gol yang sama. Jepang mampu menumbangkan Tunisia 4-0 pada laga kedua Grup F yang digelar di Stadion Monterrey, Meksiko. Empat gol Samurai Biru lahir dari Daichi Kamada, Junya Ito dan dwi gol dari Ayase Ueda.

Di bidang energi, efisiensi energi kini wajib, pengguna energi didorong gunakan skema ESCO. Perusahaan Jasa Konservasi Energi (ESCO) berupaya memfasilitasi kebutuhan teknologi efisiensi tanpa tambahan beban fiskal daerah, regulasi mengarahkan pemanfaatan ide dan pembiayaan melalui kerja sama skema Kontrak Kinerja Penghematan Energi atau Energy Saving Performance Contract (skema ESCO ESPC) melalui skema pendanaan model Zero CAPEX (capital expenditure).

Dalam kasus hukum, Polisi menangkap pria berinisial SR yang diduga memerkosa anak berusia 12 tahun di Cakung, Jakarta Timur (Jaktim). Sebelum ditangkap, SR sempat kabur ke genteng setelah dipergoki warga.

Kesimpulan, kebutuhan akan infrastruktur yang memadai dan efisien sangat penting dalam mendukung kegiatan ekonomi dan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, peran pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan dalam mengembangkan dan memelihara infrastruktur yang ada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *