Prabowo Subianto: Antara Kebijakan WFH dan Piala Dunia 2030

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 19 Juni 2026 | Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas dengan metode work from home (WFH) di kediaman pribadinya di Hambalang Bogor, Jawa Barat. Ia menerima Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir bersama pelatih Tim Nasional Sepak Bola Indonesia John Herdman.

Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara, mengatakan bahwa Prabowo berkegiatan di rumah dan menerima beberapa tamu sejak pagi. Sore hari, Prabowo menerima Erick Thohir dan John Herdman untuk membahas tentang naturalisasi dua pesepakbola muda dan rencana terkait olahraga lain ke depan.

Baca juga:

Prasetyo menekankan bahwa Indonesia sangat ingin Timnas bisa lolos ke Piala Dunia 2030. "Kita berharap itu menumbuhkan kegiatan ekonomi riil di masyarakat, sambil ya kalau boleh berpesan tentunya mari kita seluruh rakyat Indonesia setiap menikmati pertandingan sambil berdoa, berharap, dan menumbuhkan keyakinan bahwa suatu saat nanti Timnas Indonesia harus bisa berlaga di Piala Dunia," kata Prasetyo.

Sementara itu, Prabowo juga telah mengumumkan kebijakan untuk centralisasi ekspor komoditas strategis, seperti batu bara, minyak sawit, dan ferroalloy, di bawah manajemen Danantara, sebuah dana kekayaan negara. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan negara dan mengurangi ketergantungan pada ekspor komoditas.

Namun, kebijakan ini juga menuai kritik dari beberapa pihak, yang menganggap bahwa kebijakan ini dapat memperburuk kondisi ekonomi dan demokrasi di Indonesia. Mahasiswa dari beberapa universitas juga menggelar aksi demo di depan Gedung DPR RI, menyoroti kondisi pemerintahan dan lembaga legislatif.

Mahasiswa membawa simbol-simbol protes seperti nisan bertuliskan kritik terhadap matinya supremasi sipil di era pemerintahan Prabowo. Spanduk dan atribut lain dalam aksi tersebut menyoroti isu ekonomi yang memburuk serta demokrasi yang dianggap terkekang.

Kesimpulan dari kebijakan dan aksi yang dilakukan oleh Prabowo dan pemerintahannya adalah bahwa masih banyak tantangan yang harus dihadapi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Namun, dengan kebijakan yang tepat dan partisipasi dari seluruh rakyat Indonesia, diharapkan bahwa Indonesia dapat menjadi negara yang lebih baik dan maju di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *