Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 16 Juni 2026 | Pertandingan antara Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026 berakhir dengan skor 0-0. Spanyol, yang merupakan salah satu tim favorit di turnamen ini, gagal menembus pertahanan Tanjung Verde.
Penjaga gawang Tanjung Verde, Vozinha, menjadi bintang dalam pertandingan ini dengan melakukan beberapa penyelamatan yang luar biasa. Ia berhasil menggagalkan beberapa peluang Spanyol, termasuk sundulan Mikel Oyarzabal dan tendangan Ferran Torres.
Spanyol mendominasi pertandingan dengan penguasaan bola yang mencapai hampir 80 persen, namun mereka gagal menciptakan peluang yang signifikan. Tanjung Verde, di sisi lain, lebih banyak bertahan dan sesekali melancarkan serangan balik.
Peluang pertama Spanyol hadir pada menit ke-13 melalui umpan silang Pedri yang hampir disambut pemain depan mereka, namun bola masih dapat disapu bek Tanjung Verde, Pico Lopes. Spanyol kembali mengancam pada menit ke-30 lewat tendangan voli Marc Cucurella, tetapi bola masih melambung di atas mistar gawang.
Tanjung Verde yang lebih banyak bertahan sesekali mencoba melancarkan serangan balik. Salah satu peluang datang pada menit ke-37 ketika Dailon Livramento mencoba melepaskan tembakan jarak jauh setelah memanfaatkan kesalahan Rodri, tetapi bola masih jauh dari sasaran.
Menjelang akhir babak pertama, Spanyol meningkatkan tekanan. Ferran Torres nyaris membuka keunggulan pada menit ke-41, namun tembakannya dari jarak dekat hanya membentur mistar gawang. Bola pantul kemudian disambut sundulan Mikel Oyarzabal, namun mampu digagalkan dengan penyelamatan gemilang Vozinha.
Memasuki babak kedua, Spanyol tetap mendominasi permainan dan terus mencari celah untuk mencetak gol. Sundulan Fabian Ruiz pada menit ke-58 masih belum cukup kuat untuk menaklukkan Vozinha.
Hasil imbang ini membuat persaingan di Grup H Piala Dunia 2026 masih terbuka. Spanyol harus segera memperbaiki efektivitas lini serang mereka, sementara Tanjung Verde mendapatkan suntikan kepercayaan diri setelah mampu menahan salah satu kandidat juara dunia.
Kekesalan fans Spanyol juga terlihat setelah pertandingan ini, terutama karena keputusan pelatih Luis de la Fuente untuk tidak memasukkan pemain-pemain penting seperti Lamine Yamal, Dani Olmo, dan Nico William ke dalam starting lineup.
Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, membela keputusannya dan mengatakan bahwa timnya masih dalam jalur yang benar. Ia juga menegaskan bahwa Spanyol akan memperbaiki penampilan mereka di pertandingan selanjutnya.
Dengan hasil ini, Spanyol harus segera bangkit dan memperbaiki penampilan mereka jika ingin maju ke tahap selanjutnya di Piala Dunia 2026.
