Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 16 Juni 2026 | Malam 1 Suro atau Tahun Baru Islam 1448 H jatuh pada Selasa malam, 16 Juni 2026. Ini merupakan momentum penting bagi umat Muslim untuk melakukan refleksi, memperbanyak ibadah, dan memulai lembaran baru dengan niat yang lebih kuat.
Di Solo, Jawa Tengah, perayaan Malam 1 Suro juga dimeriahkan dengan kirab budaya. Namun, tahun ini terdapat perselisihan antara dua kubu Keraton Kasunanan Surakarta mengenai pelaksanaan kirab. Kubu Pakubuwono XIV Purboyo bersikukuh akan menggelar Kirab Suro secara mandiri, sementara pihak Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton mengklaim menguasai akses Pintu Kamandungan yang menjadi jalur kirab.
LDA menyebut tetap membuka akses jika ada kegiatan kirab, namun hingga kini belum ada komunikasi resmi terkait pelaksanaan Kirab Suro 2026. Kedua kubu Keraton Kasunanan Surakarta masih berbeda pandangan soal pelaksanaan kirab, apakah digelar bersama atau terpisah.
Menjelang Malam 1 Suro, umat Muslim juga diajarkan untuk memperbanyak amalan ibadah seperti sholat, puasa, dan sedekah. Amalan-amalan ini dipercaya dapat mendatangkan keberkahan dan memperkuat iman.
Muharram, bulan pertama dalam kalender Hijriah, merupakan salah satu dari empat bulan suci dalam Islam. Bulan ini dikenal sebagai “Bulan Allah” dan memiliki keistimewaan sebagai waktu dengan signifikansi spiritual yang tinggi untuk refleksi dan ibadah.
Dalam menyambut Tahun Baru Islam, umat Muslim dianjurkan untuk memanjatkan doa yang tulus, menetapkan niat spiritual untuk tahun ke depan, dan meningkatkan amal ibadah. Dengan demikian, Malam 1 Suro menjadi momentum yang sangat penting bagi umat Muslim untuk memperkuat iman dan memulai lembaran baru dengan penuh keberkahan.
Sebagai penutup, Malam 1 Suro merupakan peringatan penting yang sarat akan nilai budaya dan spiritual. Dengan memahami makna dan amalan yang terkait, umat Muslim dapat memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat iman dan memulai lembaran baru dengan penuh keberkahan.
