Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 13 April 2026 | San Sebastián kembali menjadi sorotan publik pada 12 April 2026 ketika Real Sociedad menjamu rival tradisionalnya, Deportivo Alavés, dalam laga lanjutan La Liga di Stadion Anoeta. Pertandingan yang penuh ketegangan ini tidak hanya menjadi ujian taktik tim, tetapi juga persiapan mental menjelang final Copa del Rey yang akan digelar di Sevilla pada 18 April.
Sejak peluit pertama, kedua tim menunjukkan pola permainan yang seimbang. Real Sociedad menurunkan formasi yang menekankan kreativitas di lini tengah, menandai kembalinya Oskarsson setelah absen lama karena cedera. Sementara Alavés mengandalkan pertahanan kompak, memaksa Sociedad mengandalkan serangan sayap dan eksekusi bola mati.
Pada menit ke-35, Barrenetxea hampir membuka keunggulan bagi Sociedad dengan tembakan yang meleset tipis ke tiang gawang. Namun, aksi menegangkan baru dimulai pada menit ke-60 ketika Oskarsson melesat ke dalam kotak penalti lawan, menanduk bola hingga menemukan jaringan gawang, mengubah skor menjadi 3-2 untuk Real Sociedad. Gol tersebut menegaskan peran vital Oskarsson dan meningkatkan kepercayaan diri skuad menjelang fase akhir musim.
Momentum positif Sociedad tidak bertahan lama. Pada menit ke-87, Lucas Boyé menyamakan kedudukan untuk Alavés, menurunkan semangat pendukung tim tuan rumah. Meskipun hasil akhir berakhir imbang, penampilan Sociedad dinilai memuaskan mengingat tekanan yang dihadapi. Analisis pasca-pertandingan menyoroti beberapa poin kritis: kiper Remiro dianggap kurang membantu karena pertahanan di belakangnya memberikan peluang mudah bagi Alavés; bek Caleta‑Car mengalami malam buruk dengan gol bunuh diri serta beberapa kesalahan defensif; serta Sergio Gómez yang harus keluar dengan kartu merah pada menit tambahan, menambah beban pada lini belakang.
Di luar lapangan, aksi solidaritas suporter Alavés mencuri perhatian. Mengingat tragedi kehilangan Aitor Zabaleta, pendukung Alavés menata rangkaian bunga di memorial Zabaleta di dekat stadion pada pagi harinya, lalu menurunkan spanduk raksasa berisi “Aitor Zabaletagatik, ekarri kopa” pada awal babak kedua. Sorakan dua menit yang menggema dari kerumunan San Sebastián menjadi bukti persaudaraan antar suporter Basque, meski kedua klub bersaing ketat di klasemen.
Gestur emosional tersebut tidak hanya simbolis, tetapi juga menjadi penyemangat bagi Real Sociedad menjelang final Copa del Rey. Klub mengumumkan tersisa 87 tiket bagi anggota yang belum mendapatkan alokasi sebelumnya, menandakan antusiasme tinggi untuk menyaksikan laga melawan Atletico Madrid. Rencana perjalanan pendukung mencakup penyebaran zona fan di kota, penampilan DJ, band lokal, serta pertunjukan budaya Basque yang menambah warna pada perayaan sepak bola.
Dari sudut taktik, pelatih Real Sociedad menekankan pentingnya konsistensi defensif dan pemanfaatan peluang dari situasi bola mati. Kembalinya Kubo setelah cedera panjang menjadi faktor penting; ia berhasil memberikan assist bagi Oskarsson dalam gol penentu. Di sisi lain, Alavés menampilkan ketangguhan melalui serangan balik cepat, dipandu oleh Sucic yang menunjukkan dribbling tinggi, serta Turrientes yang menebus kesalahan awalnya dengan gol jarak jauh yang kemudian dikreditkan sebagai gol bunuh diri Sivera.
Penutup pertandingan meninggalkan pertanyaan mengenai kesiapan Real Sociedad menghadapi tantangan final. Meskipun masih ada ruang perbaikan, terutama dalam koordinasi lini belakang dan kontrol emosional pemain, semangat tim tampak terangkat oleh dukungan fanatik dan performa menonjol Oskarsson. Jika mereka dapat menyalurkan energi positif tersebut ke dalam strategi yang lebih disiplin, peluang meraih trofi Copa del Rey keempat dalam sejarah klub semakin besar.
Secara keseluruhan, laga Real Sociedad vs Alavés memperlihatkan bahwa sepak bola tidak semata soal hasil akhir, melainkan juga tentang nilai kebersamaan, budaya, dan semangat kompetitif yang menginspirasi pecinta olahraga di seluruh Spanyol. Dengan solidaritas antar suporter yang mengharukan dan evaluasi taktik yang mendalam, Real Sociedad berada di jalur yang tepat untuk menantang Atletico Madrid di final Copa del Rey dan menambah kebanggaan bagi warga San Sebastián.
