Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 13 Juni 2026 | Indonesia baru-baru ini diguncang oleh beberapa gempa bumi dan erupsi gunung berapi. Salah satu gempa bumi terjadi di Bitung, Sulawesi Utara, dengan kekuatan Magnitudo 5,1. Gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Pusat gempa berada di laut dengan koordinat 1,10 Lintang Utara dan 126,20 Bujur Timur, pada kedalaman 10 kilometer.
Sementara itu, di Pulau Karatung, Sulawesi Utara, juga terjadi gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 5,2. Gempa ini juga tidak berpotensi menimbulkan tsunami dan berlokasi sekitar 205 kilometer barat laut Pulau Karatung. Kedalaman gempa ini juga 10 kilometer, yang tergolong gempa dangkal.
Di Jembrana, Bali, juga terjadi gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,4. Pusat gempa berada di laut dengan kedalaman 10 kilometer. BMKG menyatakan bahwa informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga belum dipastikan dampak gempa.
Selain gempa bumi, Gunung Ibu di Maluku Utara juga kembali erupsi pada Jumat, 12 Juni 2026. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 25 milimeter dan durasi 42 detik. Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Ibu di Level II (Waspada).
Pengamatan kegempaan pada 12 Juni 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 91 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-28 milimeter dan lama gempa 37-88 detik. Kemudian, 4 kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-8 milimeter dan lama gempa 37-55 detik serta 9 kali harmonik dengan amplitudo 2-28 milimeter dan lama gempa 58-167 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara kawah aktif Gunung Ibu.
Sementara itu, di Lombok, sebuah sekolah dasar memiliki ruang kelas yang anti guncangan dan ramah lingkungan. Ruang kelas ini dibangun dengan bahan dasar plastik yang disusun menyerupai puzzle. Bangunan ini sangat kokoh dan tahan gempa, sehingga aman digunakan sebagai tempat belajar.
Kesimpulan dari beberapa peristiwa ini adalah bahwa Indonesia masih rawan dengan bencana alam seperti gempa bumi dan erupsi gunung berapi. Oleh karena itu, masyarakat harus selalu waspada dan siap menghadapi bencana alam tersebut.
