Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 13 Juni 2026 | Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Tenggara hingga 19 Juni 2026. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di beberapa wilayah.
Menurut Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Faizal Habibie, kondisi cuaca ekstrem dipicu oleh dinamika atmosfer yang cukup kompleks, termasuk terdeteksinya shearline atau perlambatan massa udara di wilayah Sulawesi Tenggara. Kondisi ini didukung oleh suhu permukaan laut yang hangat dengan anomali positif, serta konsentrasi massa udara basah pada lapisan rendah atmosfer dan indeks labilitas yang kuat dalam skala lokal.
BMKG juga memprediksi bahwa potensi cuaca ekstrem akan tersebar di sejumlah wilayah dengan pola yang dinamis selama periode 13 hingga 19 Juni 2026. Pada Sabtu, 13 Juni 2026, hujan sedang hingga lebat berpotensi melanda Kabupaten Konawe, Konawe Utara, Kolaka, dan Kolaka Utara. Sementara pada Minggu, 14 Juni 2026, tidak ada wilayah yang masuk dalam kategori peringatan dini cuaca ekstrem.
Warga diimbau untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dan mengikuti instruksi dari pemerintah setempat. BMKG terus memantau perkembangan dinamika atmosfer ini secara berkala dan akan mengeluarkan pembaruan jika diperlukan.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mempersiapkan diri menghadapi cuaca ekstrem, termasuk dengan memastikan keamanan rumah dan lingkungan sekitar, serta mempersiapkan perlengkapan darurat seperti senter, radio, dan makanan.
Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah mengalami berbagai bencana alam yang disebabkan oleh perubahan iklim, termasuk banjir, longsor, dan kekeringan. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan dalam menghadapi cuaca ekstrem dan bencana alam lainnya.
