Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 08 Juni 2026 | Adrian Fernandez, pembalap Leopard Racing, mendapatkan hukuman diskualifikasi dari enam balapan awal musim Moto3 2026. Hukuman tersebut diberikan karena dua mesin yang digunakan Fernandez telah dibuka tanpa izin. Temuan ini berdasarkan hasil pemeriksaan mesin yang dilakukan oleh Direktur Teknis dan laporan dari Honda sebagai pemasok mesin untuk Leopard Racing.
Pemeriksaan mesin terjadi pada dua periode berbeda. Temuan pertama terjadi setelah pekan balap GP Prancis, di mana Honda mengajukan permintaan standar untuk membuka segel grup mesin pertama yang dipakai pembalap setelah habis masa pakai. Hasil pemeriksaan menemukan segel pada salah satu mesin Fernandez tidak sesuai dengan prosedur pemasangan kabel yang berlaku.
Merujuk pada laporan resmi Honda, temuan Direktur Teknis, dan pemeriksaan lanjutan, terungkap mesin telah dibuka tanpa izin. Pelanggaran teknis ini menyebabkan mesin tersebut wajib dihitung sebagai mesin baru dalam kuota alokasi pembalap berdasarkan pasal 2.6.3.3.13(c). Pasal tersebut menyatakan mesin dengan segel keamanan yang rusak, dimanipulasi, atau hilang dianggap telah dibongkar pasang dan harus diperlakukan sebagai mesin baru.
Hukuman diskualifikasi Fernandez berdampak pada posisi Veda Ega Pratama, pembalap Indonesia, yang naik ke posisi 3 klasemen sementara Moto3 2026. Veda Ega akan memulai balapan dari posisi kesembilan di Moto3 Hungaria 2026 setelah menyelesaikan kualifikasi di Sirkuit Balaton Park, Hungaria.
Veda Ega menunjukkan kecepatan kompetitif sepanjang sesi kualifikasi kedua (Q2) dan bersaing di posisi teratas sebelum akhirnya harus puas menutup sesi di urutan kesembilan dengan catatan waktu satu menit 46,845 detik. Posisi start Veda Ega membuka peluang besar bagi dia untuk bersaing di kelompok depan.
Veda Ega datang ke Hungaria dengan kepercayaan diri tinggi setelah tampil konsisten sepanjang musim. Hingga seri ketujuh, dia menempati peringkat ketiga klasemen sementara Moto3 dengan koleksi 71 poin. Dengan demikian, Veda Ega memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisinya di klasemen sementara Moto3 2026.
Leopard Racing mengeluarkan pernyataan resmi berselang beberapa jam setelah hukuman yang dijatuhkan kepada Adrian Fernandez. Pihak tim mengakui keputusan Stewards FIM MotoGP mengenai dua mesin yang dinilai melanggar aturan. Namun, Leopard Racing secara tegas menolak tuduhan adanya mesin yang dibuka atau dimodifikasi tanpa izin.
Mereka menegaskan telah melakukan semua prosedur yang berlaku guna melindungi hak tim dan pembalap. Dengan demikian, kasus hukuman diskualifikasi Adrian Fernandez tetap menjadi perhatian dalam dunia balap Moto3 2026.
