IHSG Anjlok, Saham ADRO dan Emiten Lainnya Masih Diburu Asing

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 07 Juni 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan yang cukup signifikan pada pekan ini. Meskipun demikian, beberapa saham masih menjadi incaran investor asing. Salah satu saham yang masih diburu asing adalah PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO). Menurut data yang dirilis, saham ADRO mengalami net buy asing sebesar Rp206,8 miliar.

Hal serupa juga dialami oleh beberapa emiten lainnya, seperti PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) yang mencatatkan net foreign buy sebesar Rp373,8 miliar, dan PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) dengan net foreign buy sebesar Rp218,5 miliar. Selain itu, saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) juga mengalami aksi beli asing sebesar Rp203 miliar.

Baca juga:

Pergerakan IHSG yang melemah ini tidak terlepas dari aksi jual asing yang masif di pasar modal RI. Namun, beberapa saham masih menjadi incaran investor global. Selain ADRO, MDKA, dan EMAS, beberapa saham lainnya seperti PT Timah Tbk. (TINS), PT Vale Indonesia Tbk. (INCO), dan PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) juga mengalami aksi beli asing yang signifikan.

Menurut data RTI Infokom, total nilai transaksi net foreign buy di pasar modal Indonesia mencapai Rp149,21 triliun pada Mei 2026. Nilai ini mencakup transaksi di pasar reguler, pasar tunai, dan pasar nego. Dengan demikian, beberapa saham yang masih diburu asing ini menjadi sorotan investor global.

Di sisi lain, IHSG yang melemah ini juga mempengaruhi pergerakan beberapa sektor saham. Sektor saham energi, basic, dan industri menjadi beberapa sektor yang terkena dampak penurunan IHSG. Namun, beberapa saham seperti ADRO dan BUMI masih menunjukkan pergerakan yang positif.

Dalam beberapa hari terakhir, IHSG terus mengalami penurunan. Pada pembukaan perdagangan Kamis, IHSG dibuka turun 0,36% ke posisi 5.919. Pada pukul 09.02 WIB, IHSG tergelincir 0,56% menjadi 5.907. Indeks saham LQ45 melemah 0,05% ke posisi 588,75.

Sebanyak 391 saham melemah sehingga bebani IHSG. 119 saham menguat dan 154 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 127.601 kali dengan volume perdagangan saham 1,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 1,1 triliun.

Dengan demikian, beberapa saham seperti ADRO dan emiten lainnya masih menjadi incaran investor asing meskipun IHSG mengalami penurunan. Investor global masih melihat potensi beberapa saham di pasar modal RI.

Kesimpulan, IHSG yang melemah tidak membuat investor asing kehilangan minat pada beberapa saham di pasar modal RI. ADRO dan beberapa emiten lainnya masih menjadi incaran investor global. Pergerakan IHSG yang dinamis ini membuat beberapa sektor saham terkena dampak, namun beberapa saham masih menunjukkan pergerakan yang positif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *