Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Mencapai Rekor Tertinggi, Bagaimana Dampaknya?

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 06 Juni 2026 | Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS telah mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah, yaitu sekitar Rp18.038 per dolar AS. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kondisi politik, ekonomi global, dan kebijakan pemerintah. Pada era Presiden Soekarno, nilai tukar rupiah cukup kuat, sekitar Rp3,80 per dolar AS. Namun, sebagai mata uang baru, rupiah tak bisa mempertahankan kekuatannya dalam waktu lama.

Pada 1957, nilai tukar rupiah merosot ke angka Rp90 per dolar dikarenakan adanya peperangan dan berbagai konflik dalam negeri. Pada 1962, rupiah kembali anjlok dan nilai tukarnya menyentuh angka Rp1.205 per dolar. Setelah peristiwa G30S PKI, nilai tukar rupiah jatuh ke salah satu titik terendahnya, berada pada angka Rp4.995 per dolar.

Baca juga:

Setelah Soeharto naik menjadi presiden, beliau mencoba menstabilkan nilai tukar rupiah. Salah satu upaya yang dilakukan Soeharto adalah redenomisasi pada Desember 1965 yang berhasil menekan nilai rupiah ke Rp0,25 per dolar. Angka tersebut berhasil bertahan hingga akhirnya pada 1970 rupiah mulai melemah dengan nilai tukar mencapai Rp250 per dolar.

Pada dekade 1990-an, rupiah berada di titik terendahnya karena hantaman krisis moneter. Pada 2026, di bawah kepemimpinan Prabowo, nilai tukar rupiah menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah. Namun, pelemahan rupiah ini juga berdampak pada berbagai sektor, termasuk industri dan harga barang impor.

Industri Kabupaten Bandung ketar-ketir usai dolar sentuh Rp18.000. Kenaikan nilai tukar dolar akan berdampak pada sektor industri, terutama yang masih mengandalkan bahan baku impor. Oleh karena itu, penguatan produksi lokal perlu terus didorong, terutama bagi sektor industri yang selama ini masih bergantung pada impor.

Dokter Tirta juga mengunggah komentar sarkas tentang pelemahan nilai tukar rupiah. Ia berencana merayakan kondisi kurs tersebut dengan melakukan olahraga lari sejauh 18 kilometer. Unggahan Dokter Tirta memicu respons jenaka dari para pengikutnya yang turut mengaitkan jarak lari dengan prediksi fluktuasi nilai tukar.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali menjadi perhatian masyarakat seiring posisinya yang masih berada di level tinggi. Berdasarkan data, 1 USD setara dengan Rp 18.037. Sementara itu, data Trading Economics menunjukkan 1 USD setara dengan Rp 18.038. Kedua data menunjukkan bahwa kurs rupiah masih berada di kisaran Rp 18 ribu per dolar AS.

Detikers yang ingin membeli atau menjual dolar AS juga perlu memperhatikan kurs yang berlaku di masing-masing bank. Setiap bank memiliki nilai tukar beli dan jual yang berbeda-beda. Oleh karena itu, penting untuk memantau kurs referensi di pasar dan memperhatikan nilai tukar yang berlaku di masing-masing bank.

Kesimpulan, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS telah mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah. Hal ini berdampak pada berbagai sektor, termasuk industri dan harga barang impor. Oleh karena itu, penguatan produksi lokal perlu terus didorong, terutama bagi sektor industri yang selama ini masih bergantung pada impor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *