Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 03 Juni 2026 | Timnas Indonesia U-19 telah memulai Piala AFF U-19 2026 dengan kemenangan yang gemilang atas Myanmar U-19. Mereka berhasil mengalahkan lawan mereka dengan skor 3-0 pada laga perdana Grup A. Kemenangan ini membawa harapan baru bagi Tim Garuda Muda untuk bersaing dengan Vietnam U-19 dalam perebutan juara Grup A.
Hasil impresif atas Myanmar U-19 merupakan modal berharga bagi tim asuhan Nova Arianto untuk bersaing dengan Vietnam U-19. Jika Putu Panji dkk. gagal menjadi pemuncak klasemen, setidaknya mereka masih bisa bersaing untuk memperebutkan posisi runner-up terbaik dengan dua tim di Grup B dan C.
Regulasi Piala AFF U-19 2026 menyebutkan hanya juara grup dan runner-up terbaik yang berhak tampil di semifinal. Grup A dan B berisi empat tim, sementara Grup C hanya dihuni tiga peserta. Dengan formasi tersebut, maka jumlah pertandingan Grup A dan B berbeda. Kelompok ini memainkan tiga pertandingan, sedangkan Grup C hanya dua laga.
Sehingga ada klausul kemungkinan hasil pertandingan juara dan runner-up tim Grup A serta B tak dihitung saat lawan jurukunci grup. Ini sebagai asas keadilan agar tiga tim Grup C seperti Australia U-19, Kamboja U-19, dan Filipina U-19 punya kesempatan sama adu nilai dengan tim dari Grup A dan B.
Nah, di sini lah keuntungan Timnas Indonesia U-19 menghajar Myanmar U-19 lalu. Mau tak mau, Vietnam U-19 harus bisa membekuk Myanmar U-19 dengan skor sama atau menang lebih banyak dari Timnas Indonesia U-19 pada pertandingan kedua mereka, 4 Juni mendatang.
Adapun pada partai kedua nanti di Stadion Utama Sumatera Utara, Kamis (4/6/2026) malam WIB, Timnas Indonesia U-19 tak boleh meremehkan Timor Leste U-19. Ya, minimal Tim Garuda Muda menyamai skor kemenangan Vietnam U-19 atau dengan agregat lebih besar lagi.
Sementara itu, Persebaya Surabaya secara resmi memperpanjang kontrak Jefferson Silva. Ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat tim mereka dalam menghadapi musim depan. Dengan keputusan ini, Persebaya berharap dapat meningkatkan performa dan mencapai target yang telah ditetapkan.
Di lain pihak, Nil Maizar telah resmi kembali menjadi pelatih kepala Semen Padang FC. Ini merupakan periode ketiga bagi mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut menukangi Kabau Sirah. Dengan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki, Nil Maizar diharapkan dapat membawa Semen Padang kembali promosi ke kasta tertinggi sepak bola Tanah Air pada musim berikutnya.
Untuk meningkatkan performa dan mencapai target, Semen Padang FC harus mempersiapkan diri dengan baik. Mereka harus memanfaatkan waktu yang ada untuk memperkuat tim dan meningkatkan kemampuan para pemain. Dengan demikian, mereka dapat bersaing dengan tim-tim lainnya dan mencapai kesuksesan di musim depan.
