Prabowo Subianto: Negara Kuat dan Berdaulat untuk Kemakmuran Rakyat

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 01 Juni 2026 | Hari Lahir Pancasila 2026 menjadi momentum penting bagi bangsa Indonesia untuk merefleksikan kembali nilai-nilai luhur Pancasila. Nilai-nilai ini tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa, tetapi juga menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa negara harus kuat dan berdaulat dalam mengelola kekayaan nasional untuk kemakmuran rakyat.

Menurut Prabowo, sistem ekonomi yang berazaskan kekeluargaan, bukan mazhab pasar bebas, harus diterapkan. Cabang-cabang produksi penting yang menguasai hajat hidup orang banyak harus dikuasai negara. Kekayaan alam juga harus dikuasai negara untuk kemakmuran rakyat. Prabowo juga memperkenalkan konsep “ekonomi konstitusi” yang menekankan bahwa sistem apapun harus diabdikan untuk kepentingan nasional.

Baca juga:

Di sisi lain, Anggota DPR RI Fraksi PDIP, I Wayan Sudirta, mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum memperkuat persatuan dan membangun ketahanan nasional. Ia menegaskan bahwa Pancasila tidak boleh hanya dipahami sebagai warisan sejarah, tetapi harus menjadi pedoman nyata dalam penyelenggaraan negara dan kehidupan bermasyarakat.

Tema Hari Lahir Pancasila tahun ini, “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, merupakan panggilan sejarah untuk menjadikan Pancasila sebagai kompas dalam menghadapi berbagai krisis, baik di tingkat nasional maupun global. Pancasila lahir dari konsensus luhur dan dialektika sejarah, menjadikannya fondasi permanen yang mengikat keberagaman Nusantara dari Sabang hingga Merauke.

Sejarah mencatat bahwa kemerdekaan Indonesia tidak dibangun di atas ruang hampa, melainkan ditempa dalam kawah candradimuka persidangan BPUPKI pada akhir Mei hingga awal Juni 1945. Sidang tersebut bukanlah forum politik biasa, melainkan panggung dialektika intelektual tingkat tinggi di mana para arsitek bangsa memeras pikiran untuk merumuskan Philosophische Grondslag (filosofi dasar) atau Weltanschauung (pandangan hidup) bagi sebuah negara kepulauan yang luar biasa majemuk.

Dengan demikian, peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 menjadi momentum penting bagi bangsa Indonesia untuk merefleksikan kembali nilai-nilai luhur Pancasila dan memperkuat persatuan dan ketahanan nasional. Negara kuat dan berdaulat, serta ekonomi yang berazaskan kekeluargaan, menjadi kunci untuk mencapai kemakmuran rakyat dan perdamaian dunia yang abadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *