Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 01 Juni 2026 | Pete Hegseth, Menteri Pertahanan Amerika Serikat, baru-baru ini menghadiri Dialog Shangri-La di Singapura. Dalam pidatonya, Hegseth menekankan pentingnya meningkatkan pengeluaran pertahanan di wilayah Asia-Pasifik untuk menghadapi ancaman keamanan yang semakin meningkat, terutama dari China.
Hegseth menyerukan kepada sekutu dan mitra Amerika Serikat di wilayah Asia-Pasifik untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan mereka menjadi 3,5% dari PDB. Menurutnya, ini diperlukan untuk mempertahankan keseimbangan kekuatan di wilayah tersebut dan mencegah dominasi oleh satu negara.
Dialog Shangri-La adalah pertemuan tahunan yang diadakan di Singapura sejak 2002, yang membahas isu-isu keamanan dan pertahanan di wilayah Asia-Pasifik. Pertemuan ini dihadiri oleh menteri pertahanan dan pejabat militer senior dari seluruh Asia, serta dari Amerika Serikat dan Eropa.
Hegseth juga menekankan pentingnya kerja sama keamanan dan pertahanan antara Amerika Serikat dan sekutunya di wilayah Asia-Pasifik. Ia menyoroti bahwa Amerika Serikat telah meningkatkan pengeluaran pertahanannya sendiri dan berharap sekutunya juga akan melakukan hal yang sama.
Perlu diingat bahwa pertemuan ini berlangsung dalam konteks ketegangan yang meningkat antara Amerika Serikat dan China, terutama dalam isu keamanan dan pertahanan di wilayah Asia-Pasifik. Hegseth sendiri telah dikenal karena pernyataannya yang tegas tentang China dan keinginannya untuk meningkatkan kehadiran militer Amerika Serikat di wilayah tersebut.
Kesimpulan dari pidato Hegseth adalah bahwa Amerika Serikat berkomitmen untuk mempertahankan keseimbangan kekuatan di Asia-Pasifik dan mencegah dominasi oleh satu negara. Ini memerlukan kerja sama yang erat antara Amerika Serikat dan sekutunya, serta peningkatan pengeluaran pertahanan di wilayah tersebut.
