Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 30 Mei 2026 | Hari Tasyrik merupakan tiga hari setelah Hari Raya Idul Adha, yaitu tanggal 11, 12, dan 13 bulan Dzulhijjah dalam kalender Hijriah. Ketiga hari ini termasuk waktu yang sangat istimewa dalam Islam dan menjadi bagian dari rangkaian ibadah haji maupun perayaan Idul Adha bagi umat Islam.
Para ulama sepakat bahwa hari-hari ini memiliki kedudukan mulia di sisi Allah SWT, bahkan disebutkan dalam sebuah hadits bahwa hari yang paling mulia di sisi Allah adalah hari Idul Adha (yaumun nahr) dan yaumul qarr (hari tasyrik).
Hari Tasyrik dipercaya sebagai waktu yang tepat untuk menikmati makanan dan minuman selama periode Idul Adha, sekaligus memperbanyak zikir serta mengingat Allah SWT. Selama Hari Tasyrik, umat Islam tidak diperbolehkan menjalankan puasa, baik sunnah maupun puasa wajib.
Doa hari Tasyrik yang utama dibaca adalah doa sapu jagat. Doa ini bisa diamalkan pada 11, 12, dan 13 Zulhijah yang bertepatan dengan 28, 29, dan 30 Mei 2026. Hari Tasyrik jadi salah satu momen yang bisa dimanfaatkan muslim untuk memperbanyak amalan, termasuk berdoa.
Amalan yang bisa dilakukan pada hari Tasyrik antara lain memperbanyak zikir kepada Allah SWT, seperti tasbih, tahmid, takbir, hauqalah, dan istigfar. Selain itu, umat Muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak doa serta memohon ampunan, keberkahan, dan keselamatan kepada Allah SWT.
Rasa syukur tidak hanya diwujudkan melalui ucapan Alhamdulillah, tetapi juga lewat ketaatan dan perbuatan baik dalam kehidupan sehari-hari. Setelah merasakan nikmat Idul Adha dan ibadah kurban, sikap syukur dapat diterapkan dengan terus menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya.
Di sisi lain, umat Muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh, seperti membantu sesama, bersedekah, berdonasi, maupun terlibat dalam kegiatan sosial. Kebiasaan tersebut menjadi bentuk kepedulian yang membawa manfaat bagi orang lain.
Perlu dipahami, Hari Tasyrik 2026 akan berakhir pada Sabtu, 30 Mei 2026 saat waktu Maghrib tiba. Sebab, pergantian hari dalam kalender Hijriah terjadi setelah waktu Maghrib. Berakhirnya Hari Tasyrik bukan berarti semangat ibadah ikut berhenti. Momen ini justru harus dimanfaatkan untuk terus menjaga kebiasaan baik dan meningkatkan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari.
Kesimpulan, Hari Tasyrik merupakan momen istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak amalan dan memperkuat iman. Dengan memahami hukum berpuasa dan amalan yang dianjurkan, umat Islam dapat memanfaatkan hari-hari ini untuk meningkatkan ketakwaan dan memperoleh ridha Allah SWT.
