Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 12 April 2026 | Pekan ke-23 kompetisi A-League menyuguhkan duel menegangkan antara Newcastle Jets dan Adelaide United pada 12 April 2026. Kedua tim memasuki laga dengan tujuan yang berbeda; Jets berusaha bangkit dari posisi menengah klasemen, sementara United mengincar tiga poin penting untuk menjauhkan diri dari zona degradasi. Pertandingan berakhir dengan kemenangan tipis 3-2 untuk Jets setelah gol penentu tercipta di menit 89.
Sejak peluit awal, Newcastle Jets menerapkan tekanan tinggi menggunakan formasi 4-3-3 yang dipimpin oleh pelatih Carl Robinson. Winger kanan, Ben Kantarovski, menjadi penggerak serangan pertama dan menciptakan peluang pada menit ke-12, namun tendangannya meleset tipis ke tiang. Adelaide United, yang menurunkan formasi 4-2-3-1 bertahan, menahan serangan awal dan menyiapkan serangan balik melalui striker andalannya, Craig Goodwin.
Momentum pertama berubah pada menit ke-27 ketika lini belakang United melakukan kesalahan. Penyerang muda Louis D’Arrigo menerima umpan silang dari lini tengah, menempatkan dirinya di sudut kanan atas kotak penalti, lalu mengeksekusi tembakan keras yang menembus gawang, memberikan keunggulan 1-0 bagi Jets. Gol tersebut memaksa United meningkatkan intensitas serangan.
Menjelang akhir babak pertama, Goodwin mengeksekusi tendangan bebas yang menaklukkan kiper Jets, Ryan Scott, pada menit ke-38 sehingga skor menjadi imbang 1-1. Kedua tim menutup babak pertama dengan peluang serupa, namun tidak ada tambahan gol.
Babak kedua dimulai dengan tempo tinggi. Jets menguasai bola sekitar 55 % dan terus menekan pertahanan United. Pada menit ke-57, kombinasi antara striker Roy O’Donovan dan gelandang tengah James McGarry menghasilkan gol kedua Jets. O’Donovan menembus kotak penalti, lalu melepaskan tembakan kaki kanan ke sudut bawah gawang, mengembalikan keunggulan menjadi 2-1.
United tidak menyerah. Pada menit ke-71, Goodwin kembali menunjukkan kelasnya dengan mencetak gol balasan melalui satu-dua dengan rekan setim Ben Halloran. Skor menjadi 2-2, menambah ketegangan pada menit-menit akhir.
Detik‑detik terakhir menjadi penentu. Pada menit ke-89, McGarry mengirimkan umpan panjang yang berhasil menembus pertahanan United. Penyerang pengganti Ryan Griffiths berhasil menyalip dua bek dan melepaskan tembakan ke sudut atas kanan yang tidak dapat dijangkau kiper Adam van Dommele. Gol tersebut mengunci kemenangan Jets dengan skor akhir 3-2.
Berikut ringkasan statistik utama pertandingan:
| Tim | Gol | Penguasaan Bola | Tembakan |
|---|---|---|---|
| Newcastle Jets | 3 | 55% | 12 |
| Adelaide United | 2 | 45% | 8 |
Setelah laga, pelatih Carl Robinson menilai kemenangan ini sebagai bukti ketangguhan mental timnya. “Kami bermain dengan tekad tinggi, terutama pada fase akhir. Ini memberi energi positif bagi seluruh skuad menjelang sisa musim,” ujarnya. Sementara itu, pelatih Adelaide United, Carl Veart, mengakui taktik defensif pada babak pertama terlalu konservatif dan berjanji akan melakukan perbaikan pada pertandingan berikutnya.
Kemenangan ini mengangkat Newcastle Jets ke posisi ketujuh klasemen dengan 30 poin, menutup jarak dengan zona Asia secara bertahap. Sebaliknya, Adelaide United tetap berada di posisi sebelas dengan 23 poin, masih berjuang menghindari zona relegasi. Kedepannya, Jets akan berhadapan dengan Melbourne Victory pada pekan berikutnya, sementara United dijadwalkan melawan Central Coast Mariners.
Secara keseluruhan, pertemuan antara Newcastle Jets dan Adelaide United menegaskan kualitas kompetitif A-League, menonjolkan bakat muda, serta menampilkan taktik yang dinamis. Kemenangan Jets tidak hanya menambah tiga poin berharga, tetapi juga menegaskan kemampuan mereka untuk bangkit dalam situasi kritis. Adelaide United, di sisi lain, harus segera memperbaiki pertahanan agar dapat tetap bersaing dalam sisa musim.
