El Nino 2026: Ancaman Kekeringan dan Dampaknya pada Produksi Pangan

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 26 Mei 2026 | Fenomena El Nino tahun ini diperkirakan akan menjadi salah satu yang terburuk dalam sejarah. Para ilmuwan menemukan adanya struktur bawah laut di Samudra Pasifik yang diidentifikasi sebagai Gelombang Kelvin yang diprediksi memicu pola cuaca El Nino 2026. Arus tersebut cukup besar dan memiliki suhu yang hangat, sehingga dapat memicu kekeringan ekstrem di beberapa wilayah.

Kementerian Pertanian (Kementan) optimistis bahwa produksi dan ketersediaan beras nasional tetap terjaga dalam menghadapi potensi El Nino. Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengatakan bahwa pemerintah telah melakukan langkah antisipasi sejak awal tahun setelah adanya peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Baca juga:

Upaya antisipasi dilakukan melalui pompanisasi, pipanisasi, dan pembangunan sumur bor untuk memastikan lahan tetap dapat ditanami saat musim kering. Selain itu, Kementerian Pertanian juga mendorong peningkatan indeks pertanaman guna mengoptimalkan frekuensi tanam dan panen dalam setahun.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan bahwa fenomena El Nino di Indonesia mulai aktif sejak Juni 2026 sampai dengan tahun depan, Mei 2027. Hal itu disampaikan Kepala BMKG Teuku Faisal Fatani. Ia mengonfirmasi bahwa El Nino di Indonesia akan terjadi dengan intensitas moderate hingga kuat.

Di sisi lain, para ilmuwan juga mengingatkan bahwa El Nino tidak dapat menjelaskan secara keseluruhan tentang fenomena cuaca ekstrem yang terjadi di Indonesia. Faktor lain seperti perubahan iklim global dan pola cuaca lokal juga berperan penting dalam mempengaruhi cuaca di Indonesia.

Indonesia merupakan salah satu negara yang paling rentan terhadap dampak El Nino. Oleh karena itu, pemerintah dan masyarakat perlu melakukan persiapan dan mitigasi untuk menghadapi dampak kekeringan dan cuaca ekstrem yang dapat terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *