Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 25 Mei 2026 | Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, tengah menjadi sorotan publik akibat sejumlah kebijakan anggaran yang menuai kontroversi. Beberapa kebijakan anggarannya, seperti pengadaan armada mobil dinas baru yang menelan anggaran fantastis senilai Rp8,5 miliar dan alokasi anggaran belanja untuk keperluan laundry yang mencapai angka Rp450 juta, memicu kritikan publik.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menilai wajar jika seorang pejabat mendapat kritik. Ia mengingatkan Rudy yang juga Ketua Golkar daerah agar tidak gentar menghadapi tekanan.
Beberapa netizen pun menyuarakan dukungan sejalan dengan pernyataan Bahlil. Mereka menilai Rudy tidak perlu mundur, namun tetap harus mendengarkan kritik rakyat Kaltim. Netizen lain menambahkan Rudy bisa bertahan jika serius merespons aspirasi masyarakat.
Rudy Mas’ud memang tengah menjadi sorotan publik di Kalimantan Timur akibat beberapa kebijakan anggarannya. Kritikan publik tersebut dipicu oleh sejumlah proyek pengadaan pemerintah lokal, di antaranya adalah pengadaan armada mobil dinas baru yang menelan anggaran fantastis senilai Rp8,5 miliar.
Selain itu, muncul pula sorotan tajam mengenai alokasi anggaran belanja untuk keperluan laundry yang mencapai angka Rp450 juta. Kebijakan lain yang tidak kalah memicu kontroversi di tengah masyarakat adalah adanya rencana proyek renovasi bangunan rumah dinas jabatan yang dianggarkan hingga menyentuh angka Rp25 miliar.
Protes tersebut bahkan sampai memicu terjadinya aksi unjuk rasa atau demonstrasi di wilayah Kalimantan Timur. Namun, dengan dukungan dari beberapa pihak, Rudy Mas’ud diyakini bisa bertahan dan melanjutkan jabatannya sebagai Gubernur Kalimantan Timur.
Bagi masyarakat Kalimantan Timur, kebijakan anggaran yang transparan dan efektif sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup dan memajukan daerah. Oleh karena itu, Rudy Mas’ud perlu serius merespons aspirasi masyarakat dan memastikan bahwa kebijakan anggarannya sesuai dengan kebutuhan dan prioritas masyarakat.
