Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 22 Mei 2026 | Pengadilan di Virginia memutuskan untuk mencabut tuduhan terhadap mantan pejabat sekolah yang dituduh mengabaikan peringatan bahwa seorang bocah 6 tahun membawa senjata api sebelum menembak dan melukai gurunya.
Keputusan ini diumumkan oleh Hakim Rebecca Robinson pada hari Kamis, yang menyatakan bahwa pengadilan berpendapat bahwa tindakan mantan pejabat sekolah tersebut tidak dapat dianggap sebagai kelalaian.
Mantan pejabat sekolah ini sebelumnya dituduh melakukan delapan tindak pidana pengabaian anak dan menghadapi hukuman penjara maksimal lima tahun untuk setiap tuduhan.
Insiden penembakan ini terjadi pada Januari 2023 di Sekolah Dasar Richneck, Newport News, Virginia, dan menyebabkan seorang guru, Abby Zwerner, terluka parah.
Jaksa penuntut menyatakan bahwa tuduhan tersebut berdasarkan pada delapan peluru yang ditemukan di dalam senjata api yang dibawa oleh bocah 6 tahun tersebut ke dalam kelas.
Pembelaan mantan pejabat sekolah ini menyatakan bahwa tindakannya pada hari insiden penembakan tidak dapat dianggap sebagai kelalaian dan bahwa ia tidak memiliki alasan untuk percaya bahwa bocah tersebut membawa senjata api.
Keputusan pengadilan ini menandai akhir dari proses hukum yang panjang dan kompleks terkait insiden penembakan ini.
Selain itu, terdapat pula pemilihan primair di Kentucky dan Georgia yang telah usai, di mana Ralph Alvarado dan Zach Dembo memenangkan pemilihan di Kentucky, sementara Kevin Martin dan Lucy McBath memenangkan pemilihan di Georgia.
Kesimpulan dari insiden ini adalah bahwa pengadilan telah memutuskan untuk mencabut tuduhan terhadap mantan pejabat sekolah, dan proses hukum telah berakhir.
