Keisuke Honda Resmi Bergabung FC Jurong, Target Rekor Dunia dan Gelar SPL di Usia 39 Tahun

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 11 April 2026 | Keisuke Honda, mantan bintang AC Milan dan eks pemain Timnas Jepang, menandatangani kontrak dengan klub Singapore Premier League (SPL) Albirex Niigata yang akan berganti nama menjadi FC Jurong pada musim 2026-27. Pada usia 39 tahun, Honda kembali ke lapangan dengan ambisi mencetak gol di liga-liga teratas dunia serta mengangkat trofi liga Singapore Premier League.

Pengumuman resmi datang dari FC Jurong melalui pernyataan ketua klub Daisuke Korenaga, yang menyebut kedatangan Honda sebagai “batu penjuru” dalam proyek jangka panjang klub. Korenaga menekankan bahwa pengalaman kelas dunia Honda akan menjadi fondasi kuat untuk membangun warisan yang bertahan hingga seratus tahun ke depan.

Baca juga:

Honda menyatakan, “Saya sangat senang dapat bergabung dengan FC Jurong. Pada usia 40 tahun, saya menargetkan beberapa tantangan pribadi, termasuk memecahkan Guinness World Record untuk mencetak gol di liga teratas paling banyak negara. Namun, tujuan utama saya bersama klub ini adalah memenangkan gelar liga. Ada beberapa rival kuat, jadi tantangan ini tidak mudah, tetapi saya bertekad mencapainya.”

Karier Honda memang mengesankan. Ia memulai di J.League bersama Nagoya Grampus sebelum menorehkan prestasi di Belanda bersama VVV‑Venlo, di mana ia dijuluki “Keizer Keisuke” setelah membantu tim promosi ke Eredivisie pada 2009. Pada 2011, ia menjadi Asian Cup Most Valuable Player saat memimpin Jepang meraih gelar kontinental. Selanjutnya, Honda berlabuh ke CSKA Moscow (Rusia), AC Milan (Italia), Neftçi PFK (Azerbaijan), serta klub‑klub di Meksiko, Australia, Brasil, dan Bhutan. Ia mencetak gol di sepuluh negara berbeda, hanya gagal mencetak di Vitesse (Belanda) pada 2019.

Di level internasional, Honda mengumpulkan 98 penampilan dan 38 gol bersama Timnas Jepang, serta menjadi pencetak gol di tiga edisi Piala Dunia (2010, 2014, 2018). Setelah pensiun dari timnas pada 2018, ia sempat melatih Timnas Kamboja hingga 2023, sekaligus mengembangkan usaha ventura modal X&KSK yang mengumpulkan dana senilai 15 miliar yen.

Penampilan Honda di SPL diharapkan meningkatkan profil liga secara signifikan. Pemain asal Jepang tersebut sebelumnya pernah berlatih di Albirex Niigata pada 2019 dan menyiapkan diri untuk kembali pada 2026. Keterlibatan Honda dipandang sebagai “statement signing” oleh pengamat lokal; rival seperti Balestier Khalsa bahkan menilai kehadirannya dapat menarik sponsor, penonton, dan meningkatkan standar kompetisi.

Berikut rangkuman singkat perjalanan karier Honda hingga bergabung dengan FC Jurong:

  • 1998‑2005: Nagoya Grampus (J.League)
  • 2008‑2009: VVV‑Venlo (Belanda) – promosi ke Eredivisie
  • 2010‑2011: CSKA Moscow (Rusia)
  • 2014‑2015: AC Milan (Italia)
  • 2016‑2017: Pachuca (Meksiko)
  • 2018‑2020: Melbourne Victory (Australia)
  • 2020‑2021: Botafogo (Brasil)
  • 2021‑2022: FK Suduva (Lituania)
  • 2022‑2024: Paro FC (Bhutan)
  • 2026‑: FC Jurong (Singapura)

Selain prestasi di lapangan, Honda juga aktif dalam bisnis dan filantropi. Ia memiliki klub sepak bola di Jepang, mengelola dana ventura untuk startup teknologi, serta terlibat dalam program naturalisasi pemain Indonesia. Keterlibatannya di dunia sepak bola Asia Timur menjadikan ia figur yang memiliki pengaruh luas, tidak hanya sebagai pemain tetapi juga sebagai pemimpin dan inovator.

FC Jurong, yang sebelumnya dikenal sebagai Albirex Niigata Singapore, bertekad menancapkan akar yang lebih dalam di komunitas Jurong. Perubahan nama klub menjadi FC Jurong mencerminkan komitmen lokal dan harapan untuk menjadi klub kebanggaan daerah. Dengan kehadiran Honda, klub berharap dapat meningkatkan kualitas teknis tim, menarik perhatian media internasional, serta memperkuat basis pendukung.

Sejumlah pemain muda tim, seperti Nicky Melvin Singh, menyatakan kegembiraannya dapat belajar langsung dari veteran berpengalaman. “Meskipun usianya sudah tidak muda lagi, teknik dan visi permainan Honda masih kelas dunia. Kami berharap dapat menyerap ilmu dan semangatnya,” ujar Singh.

Secara keseluruhan, kehadiran Keisuke Honda di SPL menandai babak baru bagi sepak bola Singapura. Dengan kombinasi ambisi pribadi Honda untuk memecahkan rekor dunia dan target klub untuk meraih gelar, musim 2026‑27 diprediksi akan menjadi salah satu kompetisi paling menarik dalam sejarah liga tersebut.

Jika semua berjalan sesuai rencana, Honda tidak hanya akan menambah catatan golnya di negara baru, tetapi juga membantu mengangkat profil SPL ke tingkat regional dan global, sekaligus menginspirasi generasi pemain muda di Asia Tenggara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *