Alaves Tumbangkan Barcelona: Mimpi 100 Poin Blaugrana Resmi Sirna

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 15 Mei 2026 | Barcelona mengalami kekalahan pada laga pertama mereka usai mengunci gelar juara La Liga 2025/2026, setelah Alaves mengamankan kemenangan 1-0 di Mendizorrotza. Gol Ibrahim Diabate di waktu tambahan babak pertama menjadi pembeda antara kedua tim dan mengakhiri rekor kemenangan beruntun pada sebelas pertandingan Barcelona di La Liga.

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, melakukan rotasi besar-besaran dengan membuat delapan perubahan dalam susunan pemain utama dibandingkan saat laga El Clasico kontra Real Madrid. Meski menurunkan nama-nama seperti Marcus Rashford dan Robert Lewandowski, Blaugrana kesulitan menemukan ritme permainan terbaiknya.

Baca juga:

Di babak kedua, Barcelona terus meningkatkan intensitas serangan, namun pertahanan disiplin Alaves berhasil menjaga keunggulan hingga laga usai. Meskipun kalah, hasil ini tidak memengaruhi posisi Barcelona yang sudah memastikan gelar juara liga musim ini.

Saat ini, mereka mengoleksi 91 poin dari 36 pertandingan dengan dua laga tersisa. Secara matematis, jumlah poin maksimal yang bisa mereka raih kini hanya 97 poin, sehingga target 100 poin dipastikan gagal.

Bagi Deportivo Alaves, kemenangan ini sangat krusial dalam upaya mereka menghindari degradasi. Alaves kini naik ke peringkat 15 dengan raihan 40 poin dari 36 pertandingan.

Pelatih Barcelona Hansi Flick menyampaikan pendapatnya tentang kekalahan tersebut saat berbicara kepada media dalam konferensi pers pasca pertandingan. Menurutnya salah satu dari sedikit hal positif yang dapat diambil Barcelona dari kekalahan tersebut adalah penampilan pemain debutan Alvaro Cortes.

Alvaro Cortes menonjol di antara rekan-rekan setimnya pada laga kontra Alaves dan ini membuat Hansi Flick terkesan. “Itu adalah pertandingan pertamanya. Saya melihatnya bermain dengan percaya diri,” kata Hansi Flick.

Hansi Flick turut menjelaskan alasan mengapa ia melakukan delapan perubahan pada tim yang menang di El Clasico, dan juga mengungkapkan kekecewaannya karena kehilangan kesempatan untuk meraih 100 poin.

“Kami ingin memberikan menit bermain kepada para pemain yang kurang mendapat kesempatan bermain. Di babak pertama, kami mengendalikan permainan, tetapi malam itu bukanlah malam yang mudah,” Hansi Flick menuturkan.

“Mereka berjuang untuk tidak degradasi dan itu wajar. Saya senang dengan apa yang saya lihat. Kami ingin menang dan mencapai 100 poin.”

“Itu tidak mungkin, tetapi saya telah memberi tahu para pemain bahwa saya melihat hal-hal yang saya sukai. Saya kecewa (tidak mencapai 100 poin), tetapi kita harus menerimanya,” lanjutnya.

Kesimpulan, kekalahan Barcelona dari Alaves merupakan kekalahan yang tidak terduga, namun ini juga membuktikan bahwa La Liga masih penuh dengan kejutan. Barcelona harus menerima kenyataan bahwa target 100 poin mereka tidak akan tercapai, dan mereka harus fokus pada pertandingan selanjutnya untuk mempertahankan posisi mereka di puncak klasemen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *