Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 11 Mei 2026 | UFC 328 telah usai, dan beberapa pertarungan yang menarik telah terjadi. Salah satu yang paling menarik adalah kemenangan Yaroslav Amosov atas Joel Alvarez dengan arm-triangle choke di preliminary card. Ini merupakan kemenangan kedua Amosov berturut-turut di Octagon dan ketiga secara keseluruhan sejak meninggalkan Bellator pada 2024.
Amosov, yang pernah menjadi juara welter di Bellator, terus menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam karirnya di UFC. Meskipun saat ini ia masih berada di luar peringkat 10, tidak akan lama sebelum ia mendapatkan tempat di antara yang terbaik. Ia layak mendapatkan pertarungan melawan lawan yang lebih tangguh, dan Joaquin Buckley bisa menjadi lawan yang ideal untuknya.
Sementara itu, di luar pertarungan Amosov, UFC 328 juga menyaksikan beberapa momen bersejarah lainnya. Sean Strickland berhasil meraih gelar juara kelas menengah dengan mengalahkan Khamzat Chimaev melalui keputusan wasit. Sementara itu, Joshua Van memulai pemerintahannya sebagai juara kelas terbang dengan mengalahkan Tatsuro Taira melalui knockout di ronde pertama.
Pertarungan lain yang menarik adalah antara Alexander Volkov dan Waldo Cortes-Acosta, serta Sean Brady melawan Joaquin Buckley. Kedua pertarungan ini berakhir dengan kemenangan bagi Volkov dan Brady, yang berhasil mempertahankan posisi mereka di divisi masing-masing.
UFC 328 juga menyaksikan kekalahan bersejarah bagi Jeremy Stephens, yang kini memegang rekor kekalahan terbanyak di UFC. Ia kalah melalui rear-naked choke di ronde pertama melawan King Green. Kekalahan ini menambah daftar panjang kekalahan Stephens, yang sebelumnya telah mengalami tujuh kekalahan berturut-turut sebelum bergabung dengan PFL.
Dalam beberapa hari terakhir, perang antara Rusia dan Ukraina terus berlangsung. Presiden Volodymyr Zelensky menyatakan bahwa Ukraina akan menghentikan serangan jarak jauh jika Rusia tidak melancarkan serangan massal. Namun, situasi di lapangan tetap tidak stabil, dengan lebih dari 150 aksi serangan dan 100 insiden penembakan yang terjadi dalam dua hari terakhir.
Menurut laporan terbaru, Rusia telah kehilangan sekitar 1.342.030 tentara sejak awal invasi pada Februari 2022. Sementara itu, Ukraina sendiri belum mengumumkan jumlah korban yang pasti, tetapi diperkirakan bahwa korban Ukraina jauh lebih sedikit dibandingkan dengan Rusia.
Kondisi ini menunjukkan bahwa perang antara Rusia dan Ukraina masih jauh dari berakhir. Dengan terus meningkatnya korban dan kerusakan, dunia internasional terus memantau situasi dengan cermat dan berharap pada penyelesaian damai yang cepat.
