Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 16 April 2026 | Film horor komedi ringan berjudul Tiba-tiba Setan yang disutradarai oleh Etienne Caesar resmi diputar di bioskop-bioskop Indonesia sejak 16 April 2026. Film ini menampilkan pasangan komedi Oki Rengga dan Lolox sebagai pemeran utama, serta pendukung kuat seperti Ratu Felisha, Poppy Sovia, dan Naura Hakim. Sebelum penonton menanti aksi-aksi seram sekaligus tawa, para pemeran telah memamerkan gaya OOTD (Outfit of the Day) yang beragam, mulai dari sentuhan feminin elegan hingga punk yang berani.
Berikut rangkuman gaya OOTD para pemeran Tiba-tiba Setan yang dipublikasikan di media sosial resmi masing‑masing:
- Ratu Felisha: Gaya feminin dengan gaun berwarna pastel, aksesoris perak, dan sepatu hak tinggi yang menonjolkan kesan regal.
- Poppy Sovia: Tampilan sporty casual, memadukan jaket bomber, celana jogger, dan sneakers berwarna neon.
- Naura Hakim: Gaya boyish dengan kemeja kotak‑kotak, celana chino, dan sepatu boots kulit.
- Oki Rengga: Sentuhan punk melalui jaket kulit, celana ripped denim, serta gelang logam yang memberi kesan edgy.
- Lolox: Elegan modern dengan dress hitam simpel, clutch berwarna emas, dan heels tipis.
Penampilan ini tidak hanya menarik perhatian penggemar fashion, tetapi juga menjadi bagian dari strategi promosi film yang menargetkan segmen muda‑muda di kota‑kota besar, termasuk Surabaya. Jadwal tayang di Surabaya pada hari Kamis, 16 April 2026, menampilkan Tiba-tiba Setan di tiga jaringan bioskop utama: CGV Maspion Square, CGV Marvell City, dan Cinepolis CITO. Harga tiket bervariasi antara Rp 26.000 hingga Rp 27.000 untuk sesi reguler 2D, dengan tiga slot waktu utama yaitu pukul 16:10, 18:30, dan 20:50 WIB.
Keberadaan Tiba-tiba Setan bersaing ketat dengan dua film lain yang juga baru dirilis pada hari yang sama, yaitu Dalam Sujudku (drama religi) dan Ghost in the Cell (horor‑thriller). Menurut laporan industri hiburan, film drama keluarga Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya? yang masih mengudara sejak minggu pertama penayangan telah mengumpulkan lebih dari 650 ribu penonton, dengan rata‑rata harian di atas 75 ribu penonton. Persaingan tiga genre berbeda ini menciptakan dinamika yang menarik bagi penonton: mereka dapat memilih tawa ringan dari Tiba-tiba Setan, ketegangan dari Ghost in the Cell, atau kedalaman emosional dari Dalam Sujudku.
Data box office awal menunjukkan bahwa Tiba-tiba Setan berhasil menarik perhatian penonton Surabaya, terutama pada slot malam yang biasanya dipadati oleh penonton muda. Dengan harga tiket yang kompetitif dan dukungan media sosial yang kuat melalui posting OOTD, film ini diprediksi mampu menembus angka satu juta penonton nasional sebelum akhir Mei 2026, asalkan tren kunjungan harian tetap stabil.
Selain faktor hiburan, kehadiran film ini juga memberi dampak ekonomi lokal. Penjualan makanan ringan, minuman, dan merchandise di area bioskop dilaporkan meningkat 12% dibandingkan minggu sebelumnya. Para pemilik usaha kecil di sekitar kompleks bioskop, seperti warung kopi dan penjual taksi online, mencatat peningkatan pendapatan yang signifikan pada hari‑hari pemutaran film baru.
Secara keseluruhan, Tiba-tiba Setan tidak hanya menyajikan kombinasi horor dan komedi yang segar, tetapi juga berhasil memanfaatkan strategi pemasaran visual melalui OOTD, menjadikannya fenomena budaya pop yang layak diikuti. Jika tren ini berlanjut, film tersebut berpotensi menjadi salah satu judul paling menguntungkan di kalender sinema 2026, sekaligus menambah warna pada ragam pilihan hiburan di Indonesia.
