Selisih Tipis! Perebutan Tiket Liga Champions Serie A Memanas di Akhir Musim

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 05 Mei 2026 | Giornata ke-35 Serie A berakhir dengan Inter Milan memastikan gelar juara dan mengamankan tiket Liga Champions. Keberhasilan itu sekaligus menambah ketegangan di puncak klasemen, karena lima tim lain masih berjuang keras untuk mengisi tiga slot tersisa yang menjanjikan tiket Liga Champions musim depan.

AS Roma menambah harapan dengan kemenangan telak 4-0 atas Fiorentina, yang menambah poin mereka menjadi 64. Gol-gol Roma dicetak oleh Gianluca Mancini, Wesley, Mario Hermoso, dan Niccolò Pisilli. Hasil ini menempatkan Giallorossi di posisi kelima, hanya terpaut satu poin dari Juventus yang berada di perbatasan zona Liga Champions.

Baca juga:

Sementara itu, Como 1907 yang berada di posisi keenam juga masih hidup. Dengan 62 poin, Como dapat menutup selisih dua poin dengan Juventus jika berhasil memenangkan tiga laga terakhirnya. Kedua tim ini kini menatap peluang besar, asalkan tiga tim yang berada di zona aman—Napoli, AC Milan, dan Juventus—gagal mengoptimalkan poin di sisa pertandingan.

Berikut adalah perolehan poin hingga akhir Giornata 35:

  • Inter Milan: 88 poin (sudah aman)
  • Napoli: 70 poin
  • AC Milan: 67 poin
  • Juventus: 65 poin
  • AS Roma: 64 poin
  • Como 1907: 62 poin

Dengan tiga laga tersisa, maksimal poin yang dapat diraih masing-masing tim adalah 9 poin. Berikut jadwal tiga pertandingan terakhir untuk keenam tim yang masih berjuang:

Tim Laga 1 Laga 2 Laga 3
Napoli Bologna (K) Pisa (T) Udinese (K)
AC Milan Atalanta (K) Genoa (T) Cagliari (K)
Juventus Lecce (T) Fiorentina (K) Torino (T)
AS Roma Parma (T) Lazio (K) Hellas Verona (T)
Como 1907 Hellas Verona (T) Parma (K) Cremonese (T)

Jika Napoli, AC Milan, atau Juventus tergelincir, Roma dan Como dapat melampaui mereka. Namun, skenario ini menuntut setidaknya dua tim di antara ketiga klub tersebut harus kalah atau seri dalam tiga laga terakhir, sesuatu yang tidak mudah mengingat kualitas skuad masing-masing.

Strategi pelatih menjadi faktor penentu. Simone Inzaghi (Inter) sudah memastikan posisi klubnya, sementara José Mourinho (Roma) menekankan konsistensi menyerang, terbukti dari empat gol yang dicetak pada pertandingan melawan Fiorentina. Gasperini (Como) juga menaruh harapan pada pertahanan solid dan serangan balik cepat.

Di sisi lain, Napoli dipimpin oleh Rudi Garcia yang mengandalkan permainan kontrol bola. AC Milan, di bawah Stefano Pioli, menitikberatkan pada serangan sayap cepat. Juventus, yang masih dipimpin oleh Massimiliano Allegri, berusaha menyeimbangkan antara pengalaman dan semangat muda.

Persaingan sengit ini tidak hanya memengaruhi klasemen, tetapi juga dampak finansial klub. Tiket Liga Champions menjanjikan pendapatan televisi dan sponsor yang signifikan, sehingga klub-klub tengah berupaya maksimal untuk meraih tempat tersebut.

Dengan hanya tiga pertandingan tersisa, setiap poin menjadi krusial. Penonton Serie A dapat menyaksikan drama akhir musim yang penuh ketegangan, di mana selisih tipis dapat menentukan nasib keuangan dan prestise klub di panggung Eropa.

Apapun hasil akhir, Serie A musim 2025/2026 akan dikenang sebagai kompetisi dengan persaingan tiket Liga Champions paling ketat dalam beberapa tahun terakhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *