Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 04 Mei 2026 | Telstar menahan imbang 1-1 melawan NEC Nijmegen pada laga Liga Eredivisie pekan ke-32 yang berlangsung pada 2 Mei 2026. Penjaga gawang Telstar, Ronald Koeman, membuka pertandingan dengan penyelamatan krusial pada menit ke-4, menepis tembakan jauh yang mengancam. Koeman kembali menunjukkan ketangguhan pada menit ke-63 dan 64, menghalau tembakan Bryan Linssen serta Tjaronn Chery. Namun, pada menit ke-85, Chery berhasil menembus gawang Telstar dengan tendangan kaki kiri dari sisi kotak penalti, memberi keuntungan bagi NEC Nijmegen.
Koeman berakhir dengan lima penyelamatan, tiga di antaranya dari dalam kotak penalti, serta mencatat 27 umpan akurat dari 45 percobaan, membantu Telstar menahan tekanan gelombang serangan lawan. Hasil imbang ini menempatkan NEC Nijmegen di posisi unggul satu poin di atas Ajax Amsterdam dalam perebutan tiket Liga Champions, sementara Ajax masih berada di peringkat keempat dengan nilai 55 poin setelah dua pertandingan tersisa.
Sementara itu, Ajax Amsterdam menghadapi PSV Eindhoven dalam laga yang berakhir 2-2 pada 3 Mei 2026. Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, yang menjadi andalan Ajax, mendapat sorotan tajam setelah performanya dinilai pasif oleh media Belanda. Paes kebobolan dua gol dalam 11 menit pertama, satu gol melalui serangan cepat Ricardo Pepi yang dibantu Yarek Gasiorowski, dan gol kedua pada menit ke-77 melalui Myron Boadu. Meskipun Mika Godts menyelamatkan Ajax dengan gol pada injury time, Paes tetap mendapatkan rating terendah di skuad dengan nilai 5.
Penilaian kritis media menyoroti kurangnya proaktifitas Paes, yang dianggap terlalu pasif dalam menghadapi serangan PSV. “Paes tidak banyak melakukan penyelamatan, namun ia kebobolan dua kali. Ia terlalu pasif saat PSV mencetak gol pembuka dengan sangat cepat, dan kiper tersebut juga tidak sepenuhnya tanpa cela atas gol kedua Eindhoven,” tulis Voetbal Primeur.
Masalah ini berdampak pada peluang Ajax untuk mengejar posisi runner-up. Dengan tambahan satu poin saja, Ajax masih dapat menutup jarak satu poin dari NEC Nijmegen. Namun, mereka harus menunggu hasil pertandingan Telstar vs NEC Nijmegen, yang berakhir imbang 1-1, sehingga menambah tekanan pada skuad De Godenzonen.
- Posisi saat ini: NEC Nijmegen 1 poin di atas Ajax.
- Jadwal tersisa: Ajax melawan Heracles, NEC Nijmegen akan berkunjung ke Groningen.
- Pemain kunci: Maarten Paes (Ajax), Ronald Koeman (Telstar), Tjaronn Chery (NEC Nijmegen).
Selain persaingan domestik, kondisi keuangan klub juga menjadi sorotan. NEC Nijmegen, yang dikelola oleh pemilik lokal, masih berada di atas ambang krisis finansial, sementara Ajax harus mengelola beban gaji tinggi serta ekspektasi untuk lolos ke Liga Champions. Kedua klub kini menyiapkan strategi akhir musim yang berbeda: NEC Nijmegen berfokus pada mempertahankan keunggulan poin, sedangkan Ajax mengandalkan serangan cepat dan perbaikan lini pertahanan.
Dalam konteks yang lebih luas, pertandingan-pertandingan akhir musim ini menegaskan betapa tipisnya perbedaan antara kebanggaan menggapai Liga Champions dan berjuang menghindari zona relegasi. NEC Nijmegen, dengan pertahanan yang relatif solid, berhasil menahan tekanan Telstar meski harus menelan gol dari Chery. Sementara itu, Ajax harus mengatasi kritik terhadap kiper internasional mereka, Maarten Paes, dan menemukan keseimbangan antara serangan dan pertahanan.
Kesimpulannya, NEC Nijmegen berada dalam posisi strategis untuk mengamankan tiket Liga Champions, namun mereka tidak dapat beristirahat. Pertandingan melawan Groningen dan performa di sisa laga akan menentukan nasib mereka. Di sisi lain, Ajax harus segera memperbaiki kelemahan di lini belakang, terutama pada posisi kiper, untuk tetap bersaing dalam perburuan tempat di atas klasemen. Pertarungan akhir musim ini menjanjikan drama sepak bola yang mendebarkan bagi para pendukung di Belanda.
