Astagfirullah! Teriakan Lansia Penjual Buah Saat Tabrak Lari di Duren Sawit Bikin Geger

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 03 Mei 2026 | Pada Sabtu pagi, 2 Mei 2026, sebuah mobil Mitsubishi Pajero berwarna hitam menabrak seorang pedagang buah lansia berusia 62 tahun di Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur. Korban, yang dikenal dengan inisial KA, sedang mendorong gerobak buahnya untuk menyeberang zebra cross ketika kendaraan tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dari arah barat ke timur. Insiden itu terekam dalam sebuah video yang kemudian menjadi viral di media sosial, menimbulkan kehebohan dan banyak komentar sekaligus teriakan “Astagfirullah!” dari saksi mata.

Menurut keterangan Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Darwis Yunarta, mobil yang menabrak korban berjenis Mitsubishi Pajero dengan nomor polisi B 1756 PJL. Identitas pengemudi masih belum diketahui karena pelaku langsung melarikan diri setelah menabrak. Polisi menyatakan bahwa kendaraan tersebut tidak berhenti meski telah menabrak korban, melainkan melanjutkan perjalanan selama kurang lebih lima detik sebelum menghilang dari lokasi kejadian.

Baca juga:

Kondisi korban tergolong serius. Luka-luka yang diderita meliputi:

  • Robekan pada kulit kepala yang mengakibatkan perdarahan.
  • Patah pada ibu jari tangan kanan.
  • Memar dan lecet pada pipi kanan.

Setelah menerima pertolongan pertama dari petugas di lokasi, korban segera dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk perawatan lanjutan. Dokter menyatakan bahwa luka pada kepala memerlukan observasi intensif, sementara patah jari dipastikan akan ditangani dengan prosedur ortopedi.

Video yang beredar menunjukkan gerobak buah korban berhamburan di jalan setelah ditabrak, sementara beberapa pengendara motor yang berada di sekitar lokasi tampak berteriak dan berusaha mengejar mobil pelaku. Namun, usaha mereka tidak membuahkan hasil karena pengemudi berhasil melarikan diri sebelum polisi tiba di tempat.

Polisi Metro Jakarta Timur telah melakukan olah TKP secara menyeluruh, termasuk pengambilan jejak ban, rekaman CCTV sekitar halte Agraria, dan pencatatan saksi mata. Selain nomor polisi, petugas juga menelusuri rekam jejak kendaraan melalui sistem e-Police. Hingga kini, penyelidikan masih berjalan dan belum ada petunjuk pasti mengenai identitas sopir.

Kasus ini menambah daftar panjang insiden tabrak lari di Jakarta yang menimbulkan keprihatinan publik. Banyak netizen mengkritik kurangnya kepatuhan pengendara terhadap aturan lalu lintas, terutama di zona penyeberangan pejalan kaki yang seharusnya dilindungi. Sementara itu, organisasi pedagang kaki lima menuntut adanya peningkatan fasilitas penyeberangan, seperti perbaikan marka zebra cross yang menurut mereka sudah mulai memudar di titik kejadian.

Pihak kepolisian menegaskan komitmen mereka untuk mengejar pelaku. “Kami tidak akan berhenti sampai pelaku ditemukan dan diproses sesuai hukum,” ujar AKP Darwis dalam konferensi pers pada Minggu, 3 Mei 2026. Ia menambahkan bahwa setiap informasi dari masyarakat akan sangat membantu penyelidikan.

Kasus Tabrak Lari Duren Sawit ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, terutama di daerah dengan aktivitas pedagang kaki lima yang tinggi. Sementara korban masih menjalani perawatan, harapan besar tetap berada pada penegakan hukum yang cepat dan tegas, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *