Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 03 Mei 2026 | Di laga penutup pekan ke-45 Championship, Millwall menorehkan kemenangan 2-0 atas Oxford United di The Den, memastikan posisi ketiga dalam klasemen. Pertandingan yang berlangsung pada Sabtu, 2 Mei 2026 itu menjadi titik penting bagi kedua tim; Millwall mengamankan tiket playoff, sementara Oxford United menyelesaikan musim mereka di zona degradasi.
Gol pertama tercipta pada menit ke-34 ketika winger muda Femi Azeez menembus pertahanan Oxford dengan tembakan keras ke sudut dekat tiang gawang. Azeez, yang mencatatkan gol ke-10 musim ini, menambah kepercayaan diri timnya setelah hampir mengirimkan bola ke mistar beberapa menit kemudian. Pada menit ke-48, Azeez kembali menampilkan aksi brilian; setelah menerima umpan singkat dari Mihailo Ivanović, ia memanfaatkan ruang di area penalti untuk mengeksekusi tembakan kedua yang tak terbendung, mengukuhkan keunggulan 2-0.
Millwall mendominasi penguasaan bola sepanjang pertandingan, mencatatkan sembilan tendangan sudut dalam 30 menit pertama. Tekanan terus-menerus memaksa Oxford United melakukan clearing yang terburu‑burru, termasuk dua kali kepala Thierno Ballo yang meleset. Pada babak kedua, Millwall tetap mengendalikan tempo, meski Oxford sempat menghasilkan peluang lewat assist dari Will Lankshear yang meleset tinggi.
Statistik pertandingan menunjukkan keunggulan jelas Millwall: 64% penguasaan bola, 15 tembakan (8 di gawang) dibandingkan Oxford United yang hanya mencatatkan 4 tembakan (1 di gawang). Selain Azeez, pemain kunci lain adalah Barry Bannan, yang menyumbang satu assist penting pada gol kedua melalui umpan silang akurat ke sisi kiri lapangan.
Berikut rangkuman statistik utama:
| Statistik | Millwall | Oxford United |
|---|---|---|
| Penguasaan Bola | 64% | 36% |
| Tembakan | 15 (8 on target) | 4 (1 on target) |
| Tendangan Sudut | 9 | 2 |
| Pelanggaran | 12 | 14 |
Dengan hasil ini, Millwall menyelesaikan musim di posisi ketiga dengan total 77 poin, tertinggal dua poin dari otomatis promosi yang dipegang Ipswich Town. Namun, karena Ipswich kalah melawan Queens Park Rangers, kesempatan promosi otomatis terbuka kembali, namun akhirnya dimenangkan oleh Ipswich dengan selisih poin yang tipis, meninggalkan Millwall pada jalur playoff. Selanjutnya, Millwall akan menghadapi Hull City, peringkat keenam, dalam semifinal playoff dua leg.
Alex Neil, pelatih Millwall, menilai penampilan timnya cukup memuaskan namun mengakui ada ruang untuk perbaikan. “Kami pantas menang dan bermain dengan nyaman, namun saya frustrasi karena kami belum dapat mencetak lebih banyak gol di babak pertama,” ujarnya dalam wawancara dengan BBC Radio London.
Di sisi lain, Oxford United menunjukkan karakter kuat meski berada di zona degradasi. Mereka tetap berjuang hingga menit-menit akhir, dengan Aidomo Emakhu mengirimkan bola melayang ke tiang belakang yang hampir menghasilkan gol lewat Mark Harris. Namun, usaha mereka belum cukup untuk menghindari penurunan ke divisi lebih rendah.
Kesimpulannya, Millwall vs Oxford United bukan sekadar pertandingan akhir musim; ini adalah konfirmasi bahwa Millwall kembali menjadi kekuatan utama di Championship, siap berjuang melaju ke Premier League melalui playoff, sementara Oxford United harus memulai proses rebuild di Liga One.
