Kebakaran rumah Anisa Rahma Eks Cherrybelle: Api Menghanguskan Kenangan, Suami Menangis Pilu

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 03 Mei 2026 | Kebakaran rumah Anisa melanda hunian lama pasangan selebriti Anisa Rahma dan suaminya Anandito Dwi Sepdiawan di Bandung pada dini hari Kamis, 30 April 2026. Laporan kebakaran diterima oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung sekitar pukul 03:05 WIB, ketika sebagian besar anggota keluarga masih tertidur nyenyak. Menurut keterangan petugas, api pertama kali terlihat di ruang makan dan dengan cepat menyebar ke area dapur serta ruang keluarga.

Penyelidikan awal mengungkapkan penyebab kebakaran adalah lilin pengusir lalat yang dinyalakan sejak dua hari sebelumnya. Lilin tersebut tidak dimatikan sebelum pemilik rumah terlelap, menyebabkan api kecil berkembang menjadi nyala besar. Anandito, yang berada di lantai dua, menyadari asap tebal dan bergegas turun untuk mematikan api dengan air, namun api sudah meluas sehingga upaya tersebut tidak berhasil menghentikan kobaran.

Baca juga:

Setelah asap menebar, Anandito segera mengevakuasi istri, dua anak, serta pengasuh ke luar rumah. Seluruh anggota keluarga berhasil keluar tanpa cedera, meski mereka harus menelan rasa takut dan kebingungan. Suami Anisa, Anandito, terlihat menangis pilu saat menatap puing-puing rumah yang dulu menjadi saksi masa kecilnya. Ia mengaku terkejut melihat kenangan masa kecil seperti foto-foto, mainan, dan perabotan lama kini hanyut dalam abu.

Rumah yang dibangun sejak Anisa kecil itu kini menyisakan reruntuhan. Bagian dinding runtuh, lantai melunak, dan sebagian besar barang pribadi tak dapat diselamatkan. Namun, di tengah kehancuran, ada satu keajaiban: sekitar 3.500 Alquran yang tersimpan di ruang khusus tetap utuh tanpa terbakar. Keberadaan mushaf-mushaf tersebut menjadi simbol harapan bagi keluarga, yang kemudian menegaskan bahwa tidak ada yang hilang secara spiritual.

Anisa Rahma mengonfirmasi melalui unggahan Instagram bahwa dirinya, suami, dan ketiga anaknya selamat. Ia menyampaikan rasa syukur yang mendalam serta terima kasih kepada pemadam kebakaran, warga sekitar, dan para netizen yang mengirim doa. “Alhamdulillah, keluarga lengkap masih Allah kasih sehat dan selamat,” tulisnya. Anisa juga menegaskan bahwa di balik musibah ini terdapat hikmah, dan ia bertekad membangun kembali rumah dengan semangat baru.

Berita kebakaran rumah Anisa menyebar cepat di media sosial. Banyak warganet yang mengekspresikan dukungan lewat komentar penuh empati serta mengirimkan bantuan materi. Beberapa organisasi relawan menawarkan bantuan pemulihan, sementara komunitas keagamaan berdoa khusus untuk keselamatan jiwa dan pemulihan harta benda. Kejadian ini juga memicu perbincangan tentang pentingnya keamanan lilin di rumah, terutama di wilayah dengan kondisi listrik tidak stabil.

Secara keseluruhan, kebakaran rumah Anisa menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya kewaspadaan terhadap api kecil yang dapat berakibat fatal. Meskipun kehilangan harta benda tak ternilai, keluarga tetap bersyukur atas keselamatan anggota keluarga dan keberadaan Alquran yang tidak terbakar. Dengan dukungan publik dan doa, mereka berharap dapat bangkit kembali dari puing-puing tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *