Rekor Menang Lawan Persija Capai 50%: Persis Solo Optimistis Curi Poin di Laga Akhir Musim

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 28 April 2026 | Persis Solo kembali menjadi sorotan publik usai mencatatkan rekor kemenangan melawan Persija Jakarta mencapai 50 persen dalam pertemuan keduanya. Meskipun pada laga terakhir di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) tim asuh Milomir Seslija harus menelan kekalahan telak 0-4, sang pelatih tetap yakin anak asuhnya mampu mencuri poin penting untuk menghindari zona degradasi.

Dalam konferensi pers sesaat setelah pertandingan, Seslija menegaskan bahwa tekanan merupakan bagian tak terpisahkan dari dunia sepak bola profesional. “Bagi saya, tekanan semacam ini adalah hal yang normal. Jika tanpa tekanan, hidup terasa sangat mudah. Namun, saya masih belum sepenuhnya memahami apa yang dimaksud dengan tekanan,” ujarnya sambil menekankan pentingnya fokus pemain.

Baca juga:

Persis Solo saat ini menempati peringkat ke-15 klasemen BRI Super League 2025/2026 dengan 27 poin dari 29 pertandingan, hanya terpaut satu poin dari Madura United yang berada di zona merah. Dengan lima laga tersisa, peluang untuk tetap berada di kasta tertinggi masih terbuka lebar asalkan tim mampu mengoptimalkan dua pertandingan kandang melawan Persebaya Surabaya dan Dewa United.

Berikut jadwal lima laga terakhir Persis Solo:

  • Pekan ke-30: Persija Jakarta (SUGBK, Jakarta)
  • Pekan ke-31: Malut United (lokasi belum ditentukan)
  • Pekan ke-32: Persebaya Surabaya (Stadion Manahan, Solo)
  • Pekan ke-33: Dewa United (Stadion Manahan, Solo)
  • Pekan ke-34: Persita Tangerang (lokasi belum ditentukan)

Semua lawan tersebut saat ini berada di papan atas klasemen, menambah tingkat kesulitan bagi Persis Solo. Seslija menilai bahwa meski tantangan besar, peluang untuk lolos degradasi masih terbuka. “Kami bisa bekerja dengan baik tanpa ada yang harus dikhawatirkan, dan melanjutkan hari-hari seperti biasa. Namun, tetap saja kami punya tantangan yang besar,” tegasnya.

Pelatih asal Bosnia-Herzegovina itu juga menyoroti pentingnya proses belajar dari setiap laga. “Ini menjadi tantangan jika kita melihat apa saja yang bisa kami lakukan, dan aspek apa saja yang bisa ditingkatkan pada laga berikutnya. Karena akan menghadapi tim yang sangat berkualitas, hal yang terbaik yang bisa dilakukan adalah tetap improve,” kata Seslija.

Selain fokus pada taktik, Seslija menekankan mental pemain. Ia menolak untuk membiarkan tekanan menguasai ruang ganti, meminta para pemain untuk tetap bermain dengan kebebasan dan tanpa beban mental berlebih. Menurutnya, tekanan yang sebenarnya muncul ketika tidak memiliki pekerjaan, bukan ketika berada di atas lapangan.

Statistik menunjukkan bahwa sejak awal musim, Persis Solo telah mencatatkan tiga kemenangan, lima hasil imbang, dan dua belas kekalahan. Namun, catatan historis melawan Persija menunjukkan persentase kemenangan 50 persen, sebuah fakta yang memberi harapan tambahan bagi pendukung Laskar Sambernyawa. Jika Persis mampu mengamankan setidaknya satu poin melawan Persija, peluang untuk mengurangi jarak dengan tim papan atas akan meningkat secara signifikan.

Para penggemar Persis Solo pun menaruh harapan besar pada dua laga kandang melawan Persebaya dan Dewa United. Kedua pertandingan tersebut diprediksi menjadi “kesempatan emas” untuk mengumpulkan poin penuh, mengingat dukungan suporter di Stadion Manahan dapat menjadi faktor penentu.

Dengan semangat optimisme yang dipupuk oleh Milomir Seslija, Persis Solo bertekad untuk melanjutkan perbaikan performa hingga akhir musim. Jika mereka mampu mencuri poin dari Persija dan mengamankan kemenangan di pertandingan selanjutnya, harapan untuk tetap berada di BRI Super League musim depan akan menjadi lebih nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *