Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 27 April 2026 | Sabtu (25/4/2026) malam di Stadion Segiri, Samarinda, Borneo FC menegaskan ambisinya dengan kemenangan telak 3-0 atas Semen Padang FC. Gol pertama dibuka oleh Komang Teguh pada menit ke-9, diikuti Kaio Nunes pada menit ke-39, dan ditutup oleh Koldo Obieta di injury time (90+4′). Keberhasilan ini mengangkat poin Borneo menjadi 66, menyamai poin juara bertahan Persib Bandung setelah 29 laga. Meskipun kedudukan poin kini seimbang, Persib tetap menempati puncak klasemen berkat keunggulan head‑to‑head.
Head‑to‑head menjadi penentu utama pada tabel sementara. Pada pertemuan pertama Desember 2025, Persib mengalahkan Borneo 3-1, sedangkan pada pertemuan kedua Maret 2026, kedua tim berbagi poin dengan hasil imbang 1-1. Karena selisih kemenangan tersebut, Persib tetap berada di posisi pertama meski poinnya sama dengan Borneo. Kedua tim kini bersaing ketat dengan lima pekan pertandingan tersisa, yang menjanjikan drama akhir musim yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Latihan intensif pelatih Fabio Lefundes terbukti efektif. Ia menegaskan bahwa tambahan tiga poin ini sangat krusial untuk menggeser Persib dari puncak klasemen. “Kami sangat membutuhkan kemenangan ini. Dengan lima laga tersisa, kami akan berjuang maksimal hingga akhir kompetisi untuk naik ke posisi teratas,” kata Lefundes usai pertandingan. Pemain asing seperti Kaio Nunes dan Mariano Peralta memberi kontribusi signifikan, menambah kedalaman skuad yang sudah produktif dengan total 61 gol hingga pekan ke‑29.
Sementara itu, Persib Bandung menyiapkan strategi melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada Kamis (30/4). Setelah hanya meraih satu poin dari pertandingan melawan Arema FC (0-0) pada Jumat (24/4), tekanan semakin berat bagi sang juara bertahan. Jika Persib gagal mengamankan kemenangan, Borneo berpeluang merebut posisi puncak saat bertandang ke kandang Persik Kediri pada Rabu (29/4). Kedua laga tersebut menjadi kunci penentuan siapa yang akan melaju ke putaran akhir dengan peluang juara.
Berikut rekapitulasi singkat pekan ke‑29 Super League:
| Hari | Tim | Skor |
|---|---|---|
| Jumat (24/4) | Persib vs Arema FC | 0-0 |
| Sabtu (25/4) | Borneo FC vs Semen Padang FC | 3-0 |
Dengan poin 66, kedua tim berada di puncak, diikuti oleh Persebaya Surabaya yang menargetkan lima besar dengan performa stabil. Persebaya kini menempati posisi ketiga dengan 63 poin, menutup jarak tiga poin dari pemuncak. Jika Borneo dan Persib tidak dapat menambah poin, peluang Persebaya untuk melaju ke posisi dua atau bahkan memperebutkan gelar semakin terbuka.
Secara statistik, Borneo FC menjadi tim paling produktif dalam hal gol, mencatat 61 gol hingga pekan ke‑29, sekaligus memegang rekor 21 kemenangan. Konsistensi tersebut menegaskan bahwa skuad Fabio Lefundes mampu bersaing hingga fase akhir. Namun, kebugaran pemain tetap menjadi tantangan di akhir musim, mengingat jadwal padat dan kondisi cuaca di beberapa wilayah yang berpotensi mempengaruhi performa.
Ke depan, drama klasemen akan semakin intens. Pertarungan antara Borneo FC dan Persib Bandung tidak hanya bergantung pada hasil di lapangan, tetapi juga pada strategi rotasi pemain, manajemen cedera, dan faktor psikologis. Dengan sisa lima pertandingan, setiap poin menjadi sangat berharga. Para pendukung kedua tim dipastikan akan menyaksikan aksi memukau yang dapat menentukan nasib gelar juara Super League 2025/2026.
