Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 27 April 2026 | Pemerintah dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) kembali menjadwalkan pemadaman listrik terencana pada Senin, 27 April 2026. Kali ini, dua wilayah paling padat di Indonesia, Bali dan Jakarta, akan merasakan pemeliharaan jaringan listrik yang bertujuan meningkatkan keandalan pasokan dan mengurangi emisi karbon. Warga diharapkan menyesuaikan aktivitas harian agar tidak terganggu secara signifikan.
Di Pulau Dewata, jadwal pemadaman listrik mencakup area Bali Timur, Utara, dan Selatan. Semua informasi disampaikan melalui akun Instagram resmi PLN UID Bali. Berikut rangkaian waktu dan lokasi yang akan terdampak:
- Pukul 10:00‑13:00 WITA – Seputaran Tegalalang, desa Lebih dan sekitarnya.
- Pukul 11:00‑14:00 WITA – Alasngandang.
- Pukul 11:00‑14:00 WITA – Songan.
- Pukul 10:00‑13:00 WITA – Busung Biu.
- Pukul 10:30‑16:30 WITA – Jalan Nelayan Canggu, Jalan Raya Sempidi, dan area sekitarnya di Mengwi.
- Pukul 10:30‑16:30 WITA – Jalan Siligita Nusa Dua, termasuk KA 4155, serta Jalan Labuansait (depan Carina Massage).
- Pukul 10:30‑16:30 WITA – Jalan Danau Tamblingan (DS 0923 C1) dan Jalan Padang Galak di Sanur.
- Pukul 10:30‑16:30 WITA – Jalan Kebo Iwa, Denpasar Selatan, serta area Pasar Batu Kandik.
Pemeliharaan ini meliputi penggantian trafo, pembersihan gardu, serta penyesuaian beban jaringan. PLN menegaskan bahwa fasilitas kritis seperti rumah sakit, puskesmas, dan instalasi keamanan tetap beroperasi tanpa gangguan.
Sementara itu, ibu kota DKI Jakarta juga melaksanakan jadwal pemadaman listrik serentak sebagai bagian dari program penghematan energi nasional. Pemerintah Provinsi menargetkan tiga kali pemadaman pada tahun 2026, dengan satu kali yang relevan pada 25 April 2026 bertepatan dengan Hari Bumi. Pada hari itu, pemadaman berlangsung selama satu jam, dimulai pukul 20.30 hingga 21.30 WIB, dan mencakup sejumlah ruas jalan utama serta ikon kota.
- Jakarta Pusat: Jalan Sudirman, Jalan M.H. Thamrin, kawasan Medan Merdeka, dan area Balai Kota.
- Jakarta Utara: Jalan Yos Sudarso dan Perintis Kemerdekaan.
- Jakarta Timur: Jalan Dr. Sumarno serta kawasan kantor wali kota.
- Jakarta Barat: Jalan Daan Mogot dan Kembangan Raya.
- Jakarta Selatan: Jalan Prapanca Raya, Jalan Rasuna Said, serta sebagian kawasan Sudirman.
- Ikon kota: Monumen Nasional, Bundaran Hotel Indonesia, dan Patung Arjuna Wiwaha bersama elemen pendukung seperti air mancur.
Penetapan pemadaman serentak di Jakarta merupakan implementasi Instruksi Gubernur DKI Jakarta No. 14 Tahun 2021 tentang penghematan energi. Kepala Dinas Lingkungan Hidup menegaskan bahwa tindakan ini tidak hanya simbolis, tetapi memberikan dampak nyata dalam menurunkan emisi gas rumah kaca. Semua fasilitas vital tetap dikecualikan, sehingga layanan publik tidak terhambat.
Bagaimana cara warga menyiapkan diri? Pertama, pastikan peralatan listrik penting seperti kulkas, pompa air, dan charger telepon memiliki cadangan daya atau dihubungkan ke UPS. Kedua, hindari penggunaan peralatan berdaya tinggi (AC, setrika) selama jam pemadaman. Ketiga, koordinasikan dengan lingkungan kerja atau usaha agar jadwal operasional dapat disesuaikan, khususnya bagi bisnis yang bergantung pada penerangan jalan atau lampu reklame.
Para pengelola gedung, fasilitas umum, serta operator transportasi publik juga diminta untuk menyiapkan prosedur darurat, termasuk penerangan alternatif dan sistem komunikasi. PLN akan menempatkan tim teknisi di tiap titik kritis untuk mempercepat pemulihan pasca‑pemadaman.
Secara keseluruhan, jadwal pemadaman listrik pada 27 April 2026 mencerminkan upaya bersama antara pemerintah, PLN, dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas jaringan listrik sekaligus berkontribusi pada agenda lingkungan. Meskipun menimbulkan ketidaknyamanan sesaat, manfaat jangka panjang berupa pasokan listrik yang lebih stabil dan emisi yang lebih rendah diharapkan dapat dirasakan seluruh lapisan penduduk.
