Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 27 April 2026 | Persija Jakarta masih hidup dalam persaingan gelar Super League 2025/2026. Dengan 59 poin dari 29 pertandingan, Macan Kemayoran berada di posisi ketiga, terpaut tujuh angka dari pemimpin klasemen, Persib Bandung dan Borneo FC yang masing-masing mencatat 66 poin. Lima laga tersisa memberi ruang bagi tim asuhan Mauricio Souza untuk menutup jarak, asalkan semua kondisi matematika berpihak.
Secara teoritis, jika Persija memenangkan seluruh lima laga yang tersisa, total poin yang dapat diraih mencapai 74 (59 + 15). Pada saat yang sama, jika Persib dan Borneo gagal mengumpulkan poin maksimal, keduanya tetap dapat menempati puncak dengan 71 poin atau lebih. Artinya, Persija masih memiliki peluang untuk menyamai atau melampaui pemimpin, terutama bila kedua tim unggulan mengalami satu atau dua kekalahan di lima laga terakhir.
Masalah utama yang diakui pelatih Mauricio Souza adalah kurangnya efektivitas di sepertiga akhir lapangan. “Kami menciptakan banyak peluang di dua pertandingan terakhir, tapi kami tidak efektif di sepertiga akhir,” ujar Mauricio dalam konferensi pers menjelang laga melawan Persis Solo. Kekurangan penyelesaian akhir ini menjadi faktor krusial, mengingat Persija harus mengonversi tekanan menjadi gol untuk mengumpulkan tiga poin secara konsisten.
Untuk mengatasi kelemahan tersebut, tim menghabiskan waktu persiapan yang singkat dengan intensitas tinggi. Sesi latihan difokuskan pada pergerakan tanpa bola, penempatan tembakan, dan skenario finishing. Selain itu, video analisis lawan Persis Solo dilakukan secara menyeluruh, sehingga pemain dapat memahami pola serangan dan menyiapkan strategi pertahanan yang tepat.
Keberadaan Fabio Calonego di lini tengah menjadi tambahan penting bagi Mauricio. Calonego kembali tersedia setelah akumulasi kartu kuning membuatnya absen pada laga sebelumnya. “Kami bisa berlatih dengan baik, kami bisa mempelajari Persis dengan baik melalui video sehingga siap untuk memainkan pertandingan yang hebat besok dan meraih tiga poin,” kata Calonego. Sementara di lini serang, Allano dan Maxwell diharapkan meningkatkan intensitas serangan, terutama pada fase akhir yang selama ini menjadi titik lemah.
Di sisi lain, Persis Solo tidak dapat dianggap remeh. Laskar Sambernyawa berada di peringkat ke-15 dengan 27 poin, hanya selisih satu poin dari zona degradasi. Dalam lima laga terakhir, Persis mencatat tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan, termasuk kemenangan 2‑1 atas Bhayangkara FC pada pekan ke‑29. Pelatih Milomir Seslija menegaskan akan ada rotasi pemain untuk menjaga kebugaran menjelang laga melawan Malut United, namun tim tetap bertekad mencuri poin dari Persija.
Pertandingan antara Persija dan Persis Solo dijadwalkan pada Senin, 27 April 2026, pukul 19.00 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Pertandingan ini menjadi momentum krusial bagi Macan Kemayoran untuk memangkas jarak dengan dua pemimpin klasemen. Jika Persija berhasil mengamankan tiga poin, selisihnya menjadi empat angka, dan tekanan pada Persib serta Borneo akan semakin besar.
Strategi yang kemungkinan akan diterapkan Mauricio meliputi penetrasi cepat melalui sisi kanan dengan Allano, memanfaatkan kecepatan Maxell di lini serang, serta menambah variasi serangan melalui umpan silang dari Van Basty Sousa. Di lini tengah, kombinasi Calonego dan Rayhan Hannan diharapkan dapat mengontrol tempo permainan dan menciptakan peluang tembakan jarak jauh yang dapat mengatasi pertahanan lawan.
Secara keseluruhan, peluang Persija juara masih terbuka, namun bergantung pada konsistensi dalam menyelesaikan peluang, serta kemampuan menunggu lawan utama terjatuh dalam beberapa laga terakhir. Jika semua faktor ini berpihak, Persija dapat menyalip Persib dan Borneo, menutup kisah kompetisi dengan gelar juara yang sangat dinanti.
